Thursday, 10 January 2013

7 Mitos Berpotensi Melukai Wanita Single


Apa yang sebenarnya Tuhan katakan tentang fashion, bermesraan dan berpacaran?
Apakah Anda telah membeli kebohongan dunia dengan menjadikannya sebagai patokan bagaimana Anda seharusnya berpakaian, bagaimana penampilan fisik Anda bahkan sampai hubungan seks sebelum masuk dalam jenjang pernikahan? Bisa jadi Anda telah melebur dalam nilai-nilai duniawi itu walaupun Anda tidak menyadarinya. Penulis Shannon dan Steve Arterburn mengidentifikasi beberapa mitos yang umum berada di kalangan anak muda dan menelaahnya berdasarkan perspektif Firman Tuhan mengenai hal itu.
1.  Mitos 1 – Cara saya berpakaian adalah urusan saya. Tidak seharusnya Tuhan ataupun seorang pria ikut campur mengenai hal itu.
Sebelum Anda berkeras bahwa gaya berpakaian Anda tidak ada urusannya dengan Tuhan, cobalah ayat ini sebagai ukuran; Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. (Lukas 17:1-2).
Ketika seorang pria teransang secara seksual saat melihat pakaian seorang wanita yang tidak sopan, kecenderungan alami mereka adalah timbulnya hawa nafsu dan pikiran mereka akan dipenuhi dengan fantasi seksual yang berkaitan dengan wanita itu. Tidak masalah apakah pria itu seorang Kristen atau bukan. Bahkan pria yang sudah berada di dalam Tuhan dapat dicobai oleh nafsu secara visual. Jika Anda ingin menghindar jadi penyebab para pria atau saudara laki-laki Anda tersandung dan jatuh, berpakaianlah secara sopan.
2.  Mitos 2 – Semua tindakan bermesraan boleh-boleh saja.
Anda mungkin berpikir tindakan bermesraan itu sah-sah saja, namun hal itu justru menunjukkan bahwa Anda tidak mengerti sepenuhnya dampak dari hal itu bagi seorang pria. Tindakan bermesraan yang Anda tunjukkan dapat menjadi “godaan” atau “bujukan” yang membuat pria menginginkan hal yang lebih lagi dari Anda secara seksual. Tunjukkanlah cinta yang penuh ketulusan dan rasa hormat pada pasangan Anda sehingga tidak menimbulkan kesempatan lahirnya hal-hal yang tidak diinginkan. Biarkan seorang pria mengerti bahwa Anda tertarik untuk masuk dalam pengenalan secara pribadi dengannya, namun tidak melalui tindakan bermesraan yang tidak pantas.
3.  Mitos 3 – Saya perlu memiliki pasangan agar saya merasa sebagai seorang pribadi.
“Mempunyai ‘someone special‘ akan menyelesaikan semua masalah saya.” Jika Anda pikir Anda membutuhkan seorang pasangan, sesungguhnya Anda tidak siap untuk memiliki pasangan. Bertentangan memang dengan adegan film yang mungkin pernah Anda saksikan dimana salah seorang karakternya menyatakan pada yang lainnya“Kamu membuat hidup saya lengkap”. Tidak ada manusia yang dapat melengkapi hidup orang lain. Hanya Tuhan yang dapat membuat Anda “lengkap”. Banyak wanita single yang mencoba dengan sekuat tenaga untuk menemukan ‘someone special‘ yang bisa membuat mereka merasa hidup ini adalah sesuatu yang pantas untuk dijalani. Padahal seharusnya tidaklah demikian. Perjuangkanlah hubungan pribadi Anda dengan Tuhan maka Anda akan mengerti sepenuhnya apa yang saya maksud dengan “hanya Tuhan yang dapat membuat Anda ‘lengkap’”.
Jika tidak satupun dari pernyataan di atas menjelaskan tentang Anda, kami punya beberapa saran untuk Anda. Lakukanlah hal-hal yang memang berkenan bagi Anda dan jalanilah hidup Anda! Namun janganlah mengharapkan kisah cinta impian dimana Anda akan bertemu pria idaman, jatuh cinta dan hidup bahagia selamanya di negeri antah berantah. Anda perlu hidup dalam realitas dan berkaitan dengan apa yang menjadi kehendak Tuhan sepenuhnya dalam hidup Anda kemudian lakukanlah yang terbaik sebagai seorang pribadi.
4.  Mitos 4 – Kaum adam secara mendasar mengingini hal yang sama seperti kaum hawa dari suatu hubungan kencan.
Hal ini tidak benar sama sekali. Pria dimotivasi secara keseluruhan dengan faktor-faktor yang amat berbeda dibanding kaum wanita. Hampir di semua jaman, banyak pria memberikan cinta demi mendapatkan seks, namun wanita justru memberikan seks demi mendapatkan cinta. Banyak pria yang mengerti akan hal ini dengan baik dan memanfaatkannya. Sehingga amatlah mudah bagi seorang pria untuk menipu seorang wanita yang mencari cinta dari seorang pria demi memuaskan hasratnya. Pria dibangun dengan rangsangan visual (pandangan). Tujuan utama mereka adalah keintiman secara fisik. Itulah bagaimana mereka diciptakan. Bukan berarti mereka sama sekali tidak memiliki batasan ataupun menginginkan pertalian secara emosional, banyak pria yang melakukannya. Namun itu bukanlah tujuan akhir mereka.
5.  Mitos 5 – Saya dapat membuatnya berubah. Cinta saya akan menyelamatkan hidupnya.
Jangan membuat kesalahan dengan mengencani seorang pria yang memerlukan perbaikan “berat” sebelum Anda mempertimbangkan untuk masuk dalam jenjang pernikahan. Banyak wanita yang terperangkap dalam keganasan seorang pria, oleh sisi pemberontakannya yang keras sampai akhirnya sang wanita bertekad untuk merubah sang pria menjadi seperti yang diinginkannya dengan modal ketulusan cinta yang dimilikinya. Kami benci mengatakan hal ini, namun Anda tidak dapat mengubah atau menyelamatkan seorangpun. Hanya Tuhan yang bisa membuat perubahan dengan sukses. Penelitian telah dilakukan. Cinta seorang wanita tidak mengubah perilaku rusak seorang pria. Hal itu hanya mengesahkan keberadaan si pria. Rasa cinta seorang wanita akan mengatakan pada seorang pria : “Kamu akan baik-baik saja dengan semua jalan yang kamu jalani!”.
6.  Mitos 6 – Saya merasa tergoda secara seksual, saya merasa bersalah, jadi mengapa saya harus terus bertahan dalam kesusahan ini.
Setan senang memakai rasa bersalah, meyakinkan kita untuk menyeberangi garis antara pencobaan dan dosa melalui pikiran seperti ini :
• “Kamu harus mengakuinya kalau kamu sebenarnya sangat mengingini dia! Apalagi yang kamu tunggu, lebih baik datangi dia”
• “Kamu telah melangkah sejauh ini, apa salahnya mengambil langkah selanjutnya yang lebih dari ini?”
• “Dia (si cowok) sudah tahu bagaimana kamu sebenarnya, jadi tidak perlu memakai topeng untuk berpura-pura menjadi orang yang sok saleh.”
Setan memakai pikiran seperti ini untuk menyebabkan Anda merasa bersalah, namun rasa bersalah Anda adalah rasa bersalah yang palsu karena Anda belum bertindak menurut apa yang Anda pikirkan. Anda mungkin telah dicobai untuk berbuat dosa, namun Anda belum jatuh dalam dosa.
Ketika Yesus mengajar bahwa pikiran terhadap hal seksual adalah dosa yang bekerja atas mereka (Matius 5:27-28), Tuhan tengah menunjukkan dosa kecenderungan berfantasi seksual tentang seseorang. Ada pikiran yang muncul dalam pikiran kita karena kita adalah seorang manusia, namun kita tidak harus menghibur pikiran itu dengan fantasi seksual. Kita dapat mengalihkan dan menentang pikiran itu, seperti halnya kita dapat menahan pencobaan yang ada.
7.  Mitos 7 – Tidak ada seorangpun yang mengerti tentang pergumulan saya.
Kami percaya mitos ini nyata karena adanya ketakutan para wanita akan pentingnya penilaian dan pandangan orang lain terhadap diri mereka. Para wanita biasanya tidak terbuka membicarakan kehidupan seks mereka dengan orang lain. Hal ini seringkali disebabkan oleh trauma masa lalu bagaimana rahasia terdalam mereka malah menjadi gosip di antara teman-teman mereka sendiri. Bagaimana mudahnya menimbulkan gosip di antara para wanita. Jika Anda pernah mengalami pengalaman seperti itu, pelajaran yang Anda dapatkan pastilah menyimpan rahasia tergelap dari kehidupan Anda jauh dari orang lain, terutama rekan sesama wanita.
Beberapa wanita bahkan bertumbuh bersama-sama dengan para pria sebagai teman baiknya karena mereka merasa lebih aman dibanding bersama rekan wanita lainnya yang tidak bisa dipercaya. Namun ada juga wanita yang mengalami adalah lebih berbahaya jika menceritakan rahasia mereka pada teman prianya. Semua orang memiliki peluang untuk mengkhianati kepercayaan Anda. Rekan wanita bisa membuat Anda kehilangan kepercayaan diri dengan serangan perkataan mereka dan rekan pria pun dapat mengambil keuntungan dan membuat Anda menjadi target seksual berikutnya jika Anda tidak berdiri teguh dalam keyakinan.
Kami berharap Anda mengerti bagaimana pentingnya mengetahui isu ini bagi para wanita single. Anda tidak perlu ragu untuk menceritakan perjuangan Anda keluar dari pergumulan seksual dengan seorang wanita Kristen yang lebih matang dan dewasa. Kami percaya sepenuhnya bahwa setiap wanita Kristen pada dasarnya menghadapi godaan secara seksual dalam tingkat yang berbeda-beda.
Paulus mengatakan dalam 1 Korintus 10:13 : Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

sumber: http://www.jimpress.net/7-mitos-berpotensi-melukai-wanita-single/

Wednesday, 9 January 2013

KOMIT ( Komunitas Inti )


Oleh: Ir. Eddy Leo, M.Th
APAKAH KOMUNITAS INTI ITU ?
- Suatu wadah pertumbuhan rohani yang paling sederhana dan mudah dipraktekkan.
- Suatu kelompok kecil yang terdiri dari 2 – 3 orang, menjadi wadah untuk membangun hubungan dan mengalami kehadiran Kristus di tengah-tengah mereka.
- Unit terkecil dari Komunitas Sel.
- Sebuah wadah yang berfokus kepada gaya hidup, lebih dari sekadar sebuah acara pertemuan. Gaya hidup yang dipraktekkan tersebut menghasilkan perubahan hidup sejati, bukan karena pengaruh kekuatan dari luar yang bersifat sementara tetapi kekuatan transformasi dari dalam yang bersifat tetap.
TUJUAN KOMUNITAS INTI:
Untuk menggenapi Amanat Agung (Mat 28:19-20): menjadi murid maksimal dan menghasilkan murid baru.
SIAPAKAH YANG BOLEH MENGIKUTI KOMUNITAS INTI ?
Komunitas Inti terbuka bagi siapa saja, asal memenuhi dua syarat:
1. Rindu dan haus akan perubahan hidup.
Mereka bisa saja orang-orang yang putus asa, gagal dan mengalami kebuntuan hidup. Orang-orang yang merasa “miskin secara rohani di hadapan Allah (Mat 5:3, Luk 5:29-32).
2. Bersedia dan setia mengikuti proses dalam Komunitas Inti.
Hanya kepada orang-orang yang setia, Allah akan mempercayakan hal-hal yang luar biasa. (2 Tim 2:2)
KOMUNITAS INTI DAPAT DIJELASKAN SEBAGAI BERIKUT:
- Komunitas Inti terdiri dari 2-3 orang (akan bermultiplikasi menjadi 2 kelompok setelah orang keempat yang ditambahkan menunjukkan 2-4x hadir).
- Komunitas Inti membangun hubungan di luar hari pertemuan dengan saling mendoakan dan saling berkomunikasi, misalnya melalui telepon.
- Anggota Komunitas Inti terdiri dari kelompok yang homogen (pria denga pria, wanita dengan wanita).
- Komunitas Inti begitu sederhana, sehingga untuk mempraktekkannya tidaklah memerlukan: buku pedoman, kurikulum maupun pelatihan khusus.
- Komunitas Inti tidak menjadikan orang lain murid seseorang tetapi bersama-sama bertumbuh menjadi MURID KRISTUS. Karena itu Komunitas Inti tidak memerlukan pemurid, guru atau pemimpin. Salah seorang anggota boleh saja disebut koordinator, inisiator atau
pembimbing / pembina.
- Komunitas Inti hanya mempraktekkan 3 agenda yangsangat sederhana tetapi sangatlah dahsyat, yaitu:
1. MENGAKU DOSA secara korporat dan dengan penuh pertanggungjawaban.
2. MEMBACA DAN MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN berulang-ulang secara lengkap (dalam konteks) setiap hari dan saling membagi serta tolong menolong mempraktekkannya di
dalam Komunitas.
3.MENDOAKAN calon murid yang baru secara khusus dan terus menerus.
Untuk mempermudah, ketiga hal tersebut disingkat dengan tiga huruf DNA
(D=Doa, N = meNgaku dosa dan A = Alkitab).
DNA mengingatkan kita akan inti kehidupan yang menyebabkan sebuah sel tubuh bertumbuh dan berlipat ganda.
Demikian juga DNA Komunitas Inti akan menyebabkan setiap murid Kristus bertumbuh dewasa dan berlipat ganda.
MENGAPA KELOMPOK TERDIRI DARI 2 SAMPAI 3 ORANG ?
“Berdua lebih baik daripada seorang diri, karenamereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya! Juga
kalau orang tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat menjadi panas? Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan” (Pengkotbah 4:9-12)
1. AMAN DI DALAM KOMUNITAS.
Orang yang tidak bertumbuh di dalam komunitas akan mengalami kejatuhan, bahkan menjauhnya seseorang dari komunitas adalah tanda-tanda kemurtadan (Ibr 10:24-26).
Seorang murid sejati tidak akan murtad, karena itu murid sejati setia bertumbuh di dalam komunitas. “tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya !” (Pengkotbah 4:10)
2. BERBUAH DI DALAM KOMUNITAS.
Murid Kristus akan berbuah bila ia ada di dalam komunitas. Seorang murid yang sendirian tidak akan berbuah secara efektif.
“Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka” (Pengkotbah 4:9)
3. BERTANGGUNGJAWAB DI DALAM KOMUNITAS.
Kedewasaan tidak diukur dari usia tetapi dari penerimaan akan tanggungjawab. Tanpa berada di dalam komunitas, seseorang tidak mungkin belajar mempertanggungjawabkan kehidupan dan perbuatannya.
Karena itu orang-orang yang setia di dalam komunitas inti, kerohaniannya akan sangat cepat bertumbuh dewasa (Ibr 3:12, Ibr 5:11-14)
4. KEBANGUNAN ROHANI DI DALAM KOMUNITAS.
“Kalau tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat menjadi panas ?” (Pengkotbah 4:11)
Betapa dahsyatnyapun api kebangunan rohani melanda seseorang, api tersebut akan padam apabila ia tidak bersekutu di dalam komunitas.
Komunitas inti adalah tempat dimana bara api rohani dapat terpelihara bahkan semakin besar karena terjadinya proses saling membakar.
5. KOMUNITAS 2-3 ORANG LEBIH FLEKSIBEL DAN MENJAMIN RASA AMAN.
Kelompok yang terdiri dari 2-3 orang sangatlah ideal untuk membangun rasa aman dalam keterbukaan, dan kelompok kecil ini dapat diadakan dimana saja. Juga lebih mudah mengatur waktu bersama dibandingkan dengan jumlah belasan orang.
BAGAIMANA MEMPRAKTEKKAN DNA (DOA,MENGAKU DOSA DAN MEMBACA ALKITAB) DI DALAM KOMUNITAS INTI ?
1. MENGAKU DOSA (YAK 5:16)
Pertemuan Komunitas Inti dimulai dari keterbukaan, tanpa keterbukaan kita tidak mungkin saling mengenal dan tanpa pengenalan tentu kita tidak dapat saling mengasihi dan membangun hubungan.
Ketika rasa aman telah tercipta maka setiap anggota dapat saling mengaku dosanya.
Dosa korporat (dosa yang melukai tubuh Kristus) dan dosa-dosa yang mengikat (stronghold) haruslah diakui.
Dengan pengakuan dos, ikatan dosa dan akibat-akibatnya akan dipatahkan.
Anggota komunitas inti akan dipulihkan dan disembuhkan dari keterikatan dosa dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya (Yak 5:16, I Yoh 1:7).
Untuk lebih mempermudah, topik pengakuan dosa dapat menggunakan 12 pertanyaan yang tertera pada lembaran potongan yang ada pada lampiran leaflet. (Bagian pertanyaan TRANSFORMASI KARAKTER).
Komunitas inti haruslah menjadi tempat yang aman dan jujur di dalam pengakuan dosa. Setiap anggota haruslah mempunyai visi untuk saling membangun menuju karakter Kristus.
Kita harus dapat mengandalkan kuasa transformasi dari Roh Kudus, serta terus menerus menyingkirkan musuh utama komunitas inti, yaitu kedagingan (baca buku Mengalami Misteri Kristus).
2. MEMBACA DAN MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN (MAT 13:23)
Tanpa menabur benih firman, kehidupan murid Kristus tidak mungkin berbuah. Komunitas Inti adalah wadah yang paling ideal untuk saling tolong menolong dalam disiplin penanaman benih firman.
Anggota Komunitas Inti akan bersepakat untuk membaca bagian Alkitab tertentu setiap hari selama satu minggu.
Menurut Pengamatan Neil Cole seorang hamba Tuhan dari Church Multiplication Associates, untuk bertumbuh dan berbuah seorang murid Kristus harus membaca paling sedikit 25-30 pasal seminggu. Itu berarti kira-kira empat pasal perhari.
Untuk kitab yang singkat misalnya Filipi atau Kolose (4 pasal) dibaca 7 kali seminggu atau membaca satu kali sehari (dari pasal 1 s/d 4).
Sedangkan kitab-kitab yang lebih panjang isinya dibaca dengan membaginya kira-kira 4 pasal sehari.
Setelah membacanya, di dalam pertemuan komunitas inti mereka dapat saling membagikan hal-hal yang telah dipelajarinya dalam pengenalannya akan Firman Allah.
Apabila belum seluruh anggota menyelesaikan pembacaaan sesuai dengan jumlah pasal yang disepakati maka seluruh anggota KOMIT akan mengulanginya kembali pada minggu berikutnya.
Pengulangan selain berguna untuk mendidik kedisiplinan juga sekaligus kesempatan untuk menerima berkat ekstra lewat pengulangan.
Dianjurkan pembacaan dimulai dari Matius pasal 5 s/d 7 (Kotbah di Bukit) selama beberapa minggu.
Setelah itu untuk pemula dianjurkan memulai dengan kitab Yohanes, lalu injil lainnya, seluruh perjanjian baru dan berselang seling dengan seluruh perjanjian lama. Walaupun demikian ada kebebasan dalam menentukan bahan bacaan.
Tujuan utama pembacaaan Firman adalah “Penanaman Firman”, atau yang disebut FIRMAN IMAN (Rom 10:8, Yos 1:8). Penanaman Firman akan mengisi memori otak dengan informasi firman sehingga Roh Kudus memiliki banyak “PEDANG ROH” untuk dimunculkan pada saat yang diperlukan.
Untuk mempermudah perenungan firman dapat menggunakan 4 pertanyaan ini:
1. Hal apa yang dikatakan Tuhan kepada kita hari ini ?
2. Dosa apakah yang dinyatakannya kepada saya ?
3. Perintah apakah yang harus saya taati ?
4. Janji apakah yang diberikan Allah kepada saya ?
Sangat dianjurkan setiap murid mencatat ke 4 hal yang diperoleh dalam sebuah buku catatan renungan.
3. BERDOA BAGI MURID BARU (I Tim 2:1-4, Mat 9:37-38)
Kunci memenangkan jiwa adalah dengan mulai berdoa bagi nama-nama yang telah ditulis dalam lembar potongan lampiran. Nama-nama tersebut sebaiknya dipilih dari orang-orang yang cukup sering mengadakan kontak dengan kita.
Cara menentukan nama-nama tersebut adalah dengan berdoa puasa dan mulai meminta Roh Kudus menaruh nama-nama tertentu didalam hati kita (biasanya 2 atau 3 nama bagi setiap anggota).
Catatlah nama-nama tersebut pada setiap KARTU VIP KOMIT dan berdoalah setiap hari di rumah masing-masing untuk nama-nama yang tercantum. Ketika bertemu seminggu sekali, doakan nama-nama tersebut bersama-sama dengan sehati secara korporat. Mulailah
membangun hubungan dan bersaksi.
Apabila diantara nama-nama tersebut mulai ada yang menunjukkan respon, maka mereka adalah calon-calon murid baru yang dapat diajak ke dalam Komunitas Inti ini.
APAKAH ORANG YANG BELUM LAHIR BARI BOLEH MENGIKUTI KOMIT ?
Boleh ! Asal mereka adalah orang yang setia dan haus, mereka adalah calon-calon kerajaan Allah. Justru orang yang demikian akan sangat cepat mengalami kuasa transformasi, saat mereka mengalami ketiga hal (DNA) diatas.
(Disusun berdasarkan masukan dari Life Transformation Groups, Neil Cole, Church Multiplication Associates).
PERTANYAAN-PERTANYAAN TRANSFORMASI KARAKTER
Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan seorang kepada yang lain di dalam pertemuan mingguan untuk mengembangkan pertanggungjawaban yang membawa transformasi karakter (1 Yoh 1:7).
Tujuan pertanyaan-pertanyaan ini adalah sebagai penuntun di dalam keterbukaan dan pengakuan dosa. Ciptakanlah suasana aman, jujur, rileks, rela, bebas, rahasia serta penuh dengan kasih karunia di dalam setiap percakapan.
BAGAIMANA HUBUNGAN ANDA DENGAN TUHAN ?
1. Ceritakanlah bagaimana kualitas kehidupan doa Anda ?
2. Ceritakanlah bagaimana kualitas Anda dengan Firman Tuhan ? Sudahkah Anda menyelesaikan tugas pembacaan alkitab yang disepakati?
BAGAIMANA KEADAAN DIRI ANDA ?
3. Apakah ada dosa kesombongan di dalam hati Anda minggu ini ? Di dalam area manakah ?
4. Apakah pada minggu ini diri Anda terikat oleh dosa seksual baik dalam pikiran maupun perbuatan ? Ceritakanlah dengan lebih spesifik.
5. Apakah ada ketidak jujuran dalam keuangan dan ketidak taatan di dalam prinsip-prinsip keuangan yang alkitabiah (misal setia memberi, setia mengatur keuangan dan setia bekerja) ?
6. Apakah ada kekecewaan / kebencian terhadap seseorang ? Mengapa ?
7. Apakah ada pencobaan-pencobaan yang sedang dialami minggu ini ? Ceritakan kemenangan dan kekalahan Anda terhadap godaan setan, dunia maupun hal-hal duniawi ?
BAGAIMANA HUBUNGANMU DENGAN SESAMA ?
8. Apakah diri Anda telah menjadi saksi dalam perkataan, sikap dan perbuatan baik kepada orang percaya maupun orang yang belum percaya di dalam lingkunganmu sehari-hari ?
9. Apakah ada dosa korporat (menghakimi, marah, fitnah, gossip, kata-kata kasar, sikap dan tindakan perpecahan dan lain-lain), yang merusak hubungan dengan sesama minggu ini
10. Apakah masih ada dosa …… (pertanyaan tambahan)
11. Apakah ada beban untuk memenangkan jiwa baru minggu ini ? Ceritakan usaha-usaha apa yang telah dilakukan untuk memenangkan jiwa baru minggu ini ?
12. Apakah dalam percakapan ini Anda benar-benar jujur? Setelah itu ceritakan berkat-berkat yang diterima dari pembacaan alkitab selama 1 minggu ini !
Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan hari ini, supaya jangan ada diantara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa (Ibrani 3:13)
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan supaya kamu sembuh (Yak 5:16a)
KARTU VIP KOMIT
RENCANA DOA PENJANGKAUAN
Setiap anggota Komunitas Inti menuliskan dua atau tiga nama yang Tuhan taruh di hatinya pada daftar kosong di bawah ini. Setiap anggota mencatat semua nama-nama yang diajukan oleh setiap anggota pada kartu ini. Simpanlah kartu ini sebagai sisipan alkitab pada
bagian yang sedang dibaca minggu ini, sehingga setiap hari kita tidak lupa mendoakannya.
Jangan lupa mendoakan nama-nama tersebut secara korporat pada pertemuan mingguan. Ingat doa korporat besar kuasanya (Mat 18:19)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Tuhan aku berdoa supaya Engkau _______ kepadaMu (Yoh 6:44)
Tuhan, aku berdoa supaya _____ mencari dan mengenal Engkau (Kis 17:27)
Tuhan, aku berdoa supaya ilah zaman ini tidak membutakan pikiran ____.
Aku berdoa supaya sekarang ia dapat melihat kebenaran itu. (2 Kor 4:4, 2 Tim 2:25-26)
Tuhan, aku berdoa supaya Roh KudusMu menyadarkan ____ akan dosa-dosanya, sehingga ia membutuhkan penebusan Kristus. (Yoh 16:7-14)
Tuhan, aku berdoa supaya Engkau mengirim seseorang untuk menyampaikan injil kepada ____ (Mat 9:37-38)
Tuhan, aku juga meminta kepadaMu supaya Engkau memberikan kepadaku atau _____ kesempatan untuk menyampaikan kata-kata yang tepat untuk memenangkan _____ (Kol 4:3-6)
Tuhan, aku berdoa supaya ____ bertobat dari dosa-dosanya dan menjadi pengikut Kristus (Kis 17:30-31, 1 Tes 1:9-10)
Tuhan, aku berdoa supaya ____ percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan juruselamatnya, sehingga ia memperoleh iman sejati dan berbuah untuk kemuliaanMu (Roma 10:9-10, Kol 2:6-7, Luk 8:15)
Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah supaya mereka diselamatkan (Roma 10:1)
*VIP = Very Important Person / daftar nama calon murid yang akan didoakan.
“Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan” (Kolose 1:27b)
“Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam namaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Mat 18:20)
(Penerbit METANOIA – mewarnai dunia dengan pikiran baru)
sumber: http://www.jimpress.net/komit-komunitas-inti/

Menginjil Melalui Gaya Hidup


“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahann ya.” (Matius 24:14).
Beberapa waktu belakangan ini kita telah melihat dan merasakan goncangan yang begitu hebat melalui bencara alam yang terjadi di bumi Indonesia yang kita cintai ini, ratusan orang telah tewas dengan kedahsyatan bencana banjir bandang, tsunami, gunung berapi. Dengan melihat dan membaca situasi akhir-akhir ini, maka kita orang percaya semakin jelas akan tanda-tanda kedatanganNya, walaupun tepat tanggal / harinya kita tidak mengetahui, namun tanda-tandanya jelas diberitahu kepada kita melalui Alkitab. Semakin Dia akan datang, semakin kita harus mempersiapkan diri untuk dapat memenangkan banyak jiwa-jiwa kepada Tuhan.
Bukankah visi Tuhan mau menyelamatkan banyak orang, supaya ketika mereka percaya dan berseru kepada nama Tuhan maka mereka diselamatkan (Yoel 2:32).
Namun bagaimana mereka dapat berseru jikalau tidak ada orang yang pergi menjadi saksi Yesus?
Sebab itu Yesus berpesan kepada para murid-muridNya dalam Lukas 12:35-48
· Hendaklah pinggangmu tetap berikat (simbol orang sedang bekerja) dan pelitamu tetap menyala (simbol kesaksian yang berdampak).
· Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga dan melakukan tugasnya ketika tuannya datang.
· Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan.
· Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.
Sebab itu, selagi masih ada waktu baiklah kita gunakan sisa waktu ini dengan bijak melaksanakan amanatNya untuk pergi menjadi saksi-saksi Yesus; di manapun kita berada.
Ketahuilah sesungguhnya bahwa: “ … kamu bukan milik kamu sendiri. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19-20).
Yesus melalui kematianNya diatas kayu salib telah membayar hutang, kita telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar.
Karena Roh Kudus telah turun keatas umatNya lebih dahsyat lagi di akhir zaman untuk memampukan kita menjadi saksi-saksi Yesus, maka Gembala Sidang mengajak kita untuk bergerak, bekerja menjadi saksi Yesus yang hidup.

Orang Percaya yang yakin dengan pasti akan keselamatannya dan kuat dalam doktrin“keselamatan / salvation” seperti Paulus; yang mengerti serta didorong oleh kasih, tidak akan pernah bisa tinggal diam melihat orang lain berjalan menuju neraka / kebinasaan.

Secara kuantiti tentu sudah sangat banyak korban bencana yang tewas tanpa pengenalan akan berita kabar baik, kabar anugerah, kabar keselamatan dalam Yesus, bukankah seharusnya kita merasa “‘bersalah”, karena ‘tidak peduli’ akan keselamatan mereka? 
Kita sudah ditentukan untuk menjadi terang bagi segala bangsa (Kisah Para Rasul 13:47); bahkan terpilih untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Tuhan Yesus (1 Petrus 2:9) dan saat kita memberitakan kabar baik, Tuhan campur tangan memberikan pengurapanNya, memberikan kemampuanNya, kita tidak sendirian. Lambat laun secara tidak sadar kita sudah berbuah ketika memberitakan kabar baik dan menjadi saksi Yesus.
Sebenarnya bagaimana sikap kita menginjil yang efektif? Arti Penginjilan adalah menyampaikan kabar baik, kabar sukacita, berita anugerah, kabar tentang keselamatan / pengampunan dosa. 
Beberapa langkah yang dapat kita lakukan dalam penginjilan:
1. Membangun Hubungan 
Teman seprofesi, teman dalam kegiatan sosial, teman olahraga, atau mitra kerja kita adalah orangorang yang Tuhan tempatkan disekitar kita untuk diInjili. Binalah hubungan, mungkin sekali-kali kita minum kopi, makan bersama sehingga ada keakraban lalu ceritakanlah apa yang dialami dalam kehidupan kita bersama Tuhan Yesus; Saksikan betapa Tuhan Yesus nyata dengan janjiNya, kesetiaanNya dalam segala aspek kehidupan kita; lalu beritakan kebenaran kabar baik dari Surga, berbicaralah tentang akar masalah penderitaan manusia dan sebagainya. 
2. Bersaksi Tentang kuasaNya 
Doa orang benar itu berkuasa, dapat merubah suatu keadaan sebab Yesus hidup, Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Dia bisa memulihkan, menyembuhkan, membebaskan dan memberkati kita yang percaya kepadaNya. (Matius 4:23-25, 8:14-17, 10:5-15). Ketahuilah bahwa suka mendoakan orang dengan sikap penuh belas kasihan adalah bagian dari gaya hidup Tuhan Yesus.
3. Gaya Hidup yang Menjadi Teladan
Dalam pengaturan rumah tangga, mendidik anak-anak dan profesi pekerjaan kita, usahakan agar tidak salah dalam perkataan dan perbuatan. Ucapan janji yang selalu digenapi, kejujuran dan kesetiaan. Target kita ‘hendaklah menjadi serupa dengan Kristus’ (Filipi 3:17, 1 Yohanes 2:6).
Jika hari ini kita memiliki suatu kehebatan keterampilan, pengetahuan / pendidikan dan jabatan; manfaatkan itu menjadi berkat bagi orang lain dan kekayaan kita dipakai untuk memberkati sesama dan pekerjaan Tuhan.
4. Doa Pujian dan Penyembahan
Kita suka berdoa memuji dan menyembah Tuhan setiap hari di manapun kita berada, karena kita selalu ada di dalam hadiratNya, memasyurkan namaNya di sepanjang hidup kita.
5. Menjadi Saluran Berkat
Berikan perhatian dan kepedulian kepada orang yang miskin dalam segala hal, bantulah dalam doa dan beri apa yang menjadi kebutuhan mereka.
Barangsiapa memberi kepada orang yang miskin maka ia identik dengan memiutangi Tuhan.(Amsal 19:17). Mereka yang memerlukan pertolongan; kepada siapa mereka harus minta pertolongan kalau bukan kepada kita yang menjadi sesama manusia.
Gereja Tuhan mempunyai keyakinan iman bahwa bangsa kita akan mengalami pemulihan dan kelimpahan dalam segala hal, banyak orang yang akan berseru-seru memanggil nama Tuhan(Yoel 2:32) akan diselamatkan. Penuaian yang besar sedang akan terjadi, dan harus dimulai dari setiap kita umat Tuhan yang mulai hari ini melangkah untuk menginjil, menjadi saksi Yesus. Apabila semua orang percaya melakukan kehendak Tuhan ini maka akan terjadi sebuah movement, berita kesaksian tentang Yesus terdengar di mana-mana, banyak orang akhirnya bertobat dan percaya akan Tuhan Yesus.
Selamat menginjil dan Tuhan menyertai Anda.

sumber: http://www.jimpress.net/author/james-alfyn-muaja/

Bisnis Bapa-Ku (My Fathers Business)


Oleh: Petrus Agung
Pendahuluan
Ketika lawatan datang dan orang tidak sadar Tuhan sedang kunjungi kita, suatu hari konsekuensinya akan berat.
Tuhan Yesus pernah meratapi kota Yerusalem. Di pengadilan, Pilatus tawarkan kepada rakyat: apakah mereka memilih supaya Pilatus membebaskan Barabas atau Yesus. Rakyat memilih Barabas, bahkan bersumpah: “Biar kami dan anak-anak kami yang menanggung darahNya”. Perkataan ini diucapkan secara emosional tanpa menyadari konsekuensinya. Ternyata akibatnya mengerikan !
Sekitar 30 th kemudian dari masa itu, sekitar 70 M, terjadi perang antara Yahudi melawan Romawi. Yerusalem dikepung, gerbang dijebol. Penduduk Yerusalem saat itu maksimal 250 ribu orang. Tapi sejarah sebutkan bahwa yang mati kelaparan 97 ribu, dan yang mati 1,1 juta orang. Bagaimana mungkin ada selisih jumlah itu?
Ternyata penghancuran Yerusalem tersebut terjadi pada waktu Paskah, saat orang Yahudi dari seluruh dunia merayakannya di Yerusalem. Itulah sebabnya jumlah korban begitu besar. Saat-saat yang mirip dengan saat orang Yahudi menyalibkan Yesus. Konon pada masa itu di 1 pohon disalibkan hingga 3-4 orang, hingga pohon di Yerusalem habis, bahkan ada yang disalibkan di tembok-tembok kota. Mereka yang dibantai adalah mereka yang dulunya pernah berseru “Salibkan Dia” dan “Biarlah darahNya tertanggung atas kami dan anak-anak kami”, dan juga anak-anak mereka.
Yosephus, sejarawan Yahudi yang menyaksikan dan mencatat pembantaian Yerusalem ini berkata bahwa ada hal yang aneh: Tidak ada satupun orang yang percaya Yesus menjadi korban pembantaian tersebut !
Di jaman Yesus tidak satupun muridNya berseru “Salibkan Dia” dan “Biarlah darahNya tertanggung atas kami dan anak-anak kami”. Tuhan tahu siapa milikNya, siapa yang jadi kepunyaanNya, Tuhan kenal kita semua satu-persatu ! Maka jangan gegabah dengan perkataan kita, jangan suka bersumpah !
Luk 2: 41-52 – Kisah Yesus di Bait Allah pada usia 12 tahun.
Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. And Jesus increased in wisdom and stature, and in favour with God and man. (Luk 2: 52)
Supaya kita bisa dapatkan perkenan Tuhan dan manusia (favour of God and man) seperti Yesus, maka kita harus berada di mana “bisnis Bapa di surga” ada !
And he said unto them, How is it that ye sought me? wist ye not that I must be about my Father’s business? (Luk 2: 49)
Dalam terjemahan bahasa Inggris “pekerjaan Bapa” diterjemahkan sebagai “my Father’s business”. Artinya bagi Tuhan harus ada keuntungan besar! Saat kita mengerjakan “my Father’s business” maka kita akan mencapai panggilan maksimal kita dan mendapatkan jatah maksimal atas kehidupan kita yang sudah Tuhan tetapkan.
Bagaimana kita bisa mengerjakan pekerjaan/ bisnis Bapa di Surga ?
1. Bergerak di luar kelaziman
Maria dan Yusuf kehilangan Yesus, tapi di saat yang sama Yesus jadi berkat di Yerusalem. Maria dan Yusuf kehilangan Yesus karena mereka bergerak dalam kelaziman (ay 42). Semua yang lazim, yang dikerjakan berabad-abad tidak menghasilkan apapun ! Orang cenderung berbuat sesuatu yang lazim, karena sesuatu yang tidak lazim membuat orang tidak nyaman.
Hal yang lazim artinya hal-hal yang juga dibuat oleh orang lain. Jika kita buat hal yang sama dengan orang lain, kita tidak akan pernah buat sesuatu hal yang besar. Selama kita hanya melakukan hal yang lazim, kita hanya akan jadi orang rata-rata / average. Saat kelaziman masuk dalam kehidupan rohani, maka akan menjadi roh agamawi. Saat kita minta ke Tuhan untuk keluar dari kelaziman, maka Tuhan akan tunjukkan sesuatu yang baru.
Kelaziman membunuh banyak hal: kreativitas, keberanian kita untuk melakukan hal yang baru dan berbeda, semua ide yang masuk ke hidup kita, kesempatan dan pintu baru yang terbuka, bahkan membiarkan kairos Tuhan lewat dari kehidupan kita!
Contoh: Ketika p Agung melewati sebuah gereja pada hari kerja, terlihat tidak ada kegiatan apapun. Ini sangat tidak efektif dan efisien! Karena untuk mendirikan gereja di Indonesia ijinnya sulit, pengumpulan dana untuk pembangunannya berat. Tapi setelah semua jadi, ternyata hanya digunakan beberapa jam dalam seminggu.
Contoh orang yang 38 th sakit di tepi kolam Betesda. Dia tunggu di situ dan mengharap bisa lakukan yang lazim di kolam Betesda untuk mendapat kesembuhan, sampai bahkan kata “kesembuhan” menjadi trauma dalam hidupnya. Sampai saat Yesus datang dan sembuhkan dengan cara yang berbeda.
Hidup kita terhenti/ stag, sebagian besar karena kita terjebak dalam kelaziman, rutinitas agamawi yang terus menerus.
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! (Rat 3: 22-23)
Alkitab berkata bahwa kasih setia Tuhan baru setiap pagi . Itu artinya Tuhan sediakan bagi kita sesuatu yang baru, segar, fresh, dan beda dengan sebelumnya. Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat kreatif ! Maka Dia tidak akan nyaman dengan orang yang membosankan.
Dalam Habakuk 3 dikatakan bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang melakukan perjalanan, artinya bukan Tuhan yang menetap !
Akar permasalahan Kain dan Habil adalah pengenalan mereka akan Tuhan. Kain bertani, artinya menetap/ stay/ tinggal. Habil penggembala, artinya selalu bergerak !
Tuhan berkata bahwa Dia adalah gembala agung kita – bukan peternak. Kita bukan ternaknya Yesus, tapi domba gembalaanNya. Maka setiap pagi Dia akan ajak kita jalan mencari rumput yang hijau. Gembala harus kreatif membawa domba ke padang rumput yang hijau, karena itu menentukan seberapa sehat domba-dombanya.
Peternakan membawa domba untuk dikorbankan, penggembalaan membawa domba untuk jalan dan jadi semakin sehat, sehingga domba bisa mencapai destinynya.
Yusuf dan Maria kehilangan Yesus karena kelaziman ! Padahal nature Yesus adalah di luar kelaziman, bahkan cara Yesus menyembuhkan orang sakit sangat kreatif dan bermacam-macam.
Cara melepaskan diri dari kelaziman adalah dengan bergaul dengan Roh Tuhan. Digembalakan oleh Roh Tuhan membuat kita jadi orang yang berbeda, cara pikir kita tidak lazim.
2. Punya kesadaran diri yang penuh
Kita hanya bisa jadi besar dan mencapai destiny kita, hanya pada saat kita mencapai tingkat kesadaran diri yang penuh tentang siapa sebenarnya diri kita ! Dan hal ini tidak tergantung umur !
Penelitian mengatakan bahwa 90% orang mati membawa serta semua potensinya yang tidak pernah digali, dikelola dan dikembangkan.
Contoh: kisah telur rajawali yang jatuh dari sarangnya dan akhirnya dierami oleh ayam. Saat bertumbuh, tubuh luarnya rajawali, tetapi di dalamnya/ mentalnya ayam !
Di usia 12 tahun Yesus sudah mencapai kesadaran diri! Ketika ada orang-orang berdiskusi tentang Taurat, hal ini menarik hati Yesus, RohNya bangkit, karena Firman yang mereka bicarakan itu adalah diriNya sendiri.
Kesadaran siapa diri kita di depan Tuhan: bahwa kita adalah manusia roh dan punya potensi Ilahi yang besar – ini jarang dimiliki orang Kristen. Kesadaran yang kita miliki seringkali lebih manusiawi. Jika kita tidak sadar diri, maka setan akan dengan mudah membisiki kita: “kamu tidak bisa apa-apa”, “kamu terbatas”, “kamu tidak punya potensi”, dll.
Karena kita tidak mengerti siapa sebenarnya kita di depan Tuhan, maka banyak potensi yang Tuhan beri kepada kita – tidak kita gunakan dengan maksimal. Setan yakinkan bahwa kita tidak bisa berbuat sesuatu yang besar.
Kenali diri kita dengan baik ! Minta Tuhan ajari kita sehingga timbul pengenalan diri hingga ke roh kita. Lihat bahwa ada hal besar yang Tuhan taruh dalam diri kita !
3. Memilih bergaul dengan orang-orang yang bijaksana
And it came to pass, that after three days they found him in the temple, sitting in the midst of the doctors, both hearing them, and asking them questions And all that heard him were astonished at His understanding and answers (Luk 2: 46-47)
Dalam bahasa Inggris alim ulama diterjemahkan sebagai doctors. Yesus berada di tengah-tengah kaum alim ulama, dan Dia mendengarkan, bertanya dan menjawab.
Doktor adalah orang yang melihat dan mengamati sekitarnya, kemudian melihat kebutuhan yang ada, merenungi dan memikirkannya, kemudian memberi solusinya.
Yesus berada di tengah “doktor”, dan melakukan seperti “doktor” juga : mendengarkan, bertanya, gali informasi, sampai kemudian keluar jawaban dari hidupNya !
Tuhan sering frustasi dengan kita: kehidupan rohani OK. Maka Tuhan ingin memberkati kita, tapi terbentur oleh keadilanNya. Karena seberapa talenta yang Tuhan beri, itu sesuai dengan kesanggupan kita. Ketika ternyata kita tidak punya kesanggupan, Tuhan tidak bisa berkati, karena tanpa kesanggupan maka berkat itu justru akan mencelakakan kita. Orang yang tidak bisa mengelola uang akan dikelola uang !
Supaya kita bisa dipercayai: dengarkan, tanya, olah dengan roh kita dan hikmat Roh Kudus, kemudian temukan solusinya !
Hidup kita harus punya kecerdasan dan kesanggupan untuk mengelola! Masing-masing kita harus hitung dan ukur: bisakah kita dipercayai Tuhan ?
Didik diri kita, biarkan Tuhan latih hidup kita, maka kita akan jadi orang yang bisa dipercayai. Semakin kita bisa dipercayai, maka semakin besar kepercayaan Tuhan kepada kita! Semakin kita mempersiapkan diri jadi orang yang mampu dan bisa dipercayai, maka kepercayaan Tuhan akan semakin besar !
4. Memiliki kerendahan hati
ay 51 – Walaupun sudah menyadari siapa sebenarnya dirinya, Yesus tetap hidup dalam asuhan orang tuaNya. Ini adalah bentuk dari kerendahan hati.
Kerendahan hati seringkali tidak bisa dinilai orang lain, tapi Tuhan menilai yang di dalam kita. Apapun yang kita kerjakan di luar, nilai akhirnya ditentukan oleh apa yang di dalam kita. Manusia cenderung senang dipuji, padahal pujian itu menjadi upah kita di bumi.
Dalam perjalanan ke Belanda p Agung mimpi diajak Tuhan untuk melihat ibunya. Ternyata di surga ibunya berpangkat, padahal saat di dunia tidak melakukan banyak hal. Ternyata yang diperhitungkan Tuhan beda dengan yang manusia pikir. Tuhan lihat hati dari ibu p Agung: doa, baca Alkitab, datang dan bicara dengan Tuhan, keprihatinan terhadap berbagai masalah, dan bagaimana hubungan pribadi dengan Tuhan, dan semua itu tidak pernah beliau ceritakan dan banggakan di luar.
Saat kita berkata bahwa kita tidak butuh pengakuan manusia dan hanya ingin senangkan Tuhan, dan ini membuat kita puas, maka kita akan jadi besar di hadapan Tuhan dan manusia, kita akan terima favor of God and man seperti Yesus. Just hineni !
sumber: http://www.jimpress.net/bisnis-bapa-ku-my-fathers-business/

Tuesday, 8 January 2013

MENANG ATAS TRAUMA

Yosua 8:1
(1) Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati; bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah, Aku serahkan kepadamu raja negeri Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya,

Salah satu persoalan serius dlm diri banyak org yg bahkan sudah terlibat dlm pelayanan adalah TRAUMA KEGAGALAN masa lalu.

Yosua menang lawan Yerikho, namun gagal dlm menghadapi Ai, kegagalan ini menimbulkan TRAUMA MENDALAM.

Persoalan kita, lebih banyak memandang AI dari pada YERIKHO; kalaupun kita mengingat Yerikho, malah jadi sombong.

Kita hrs ingat YERIKHO, utk mengingat betapa BAIK dan DAHSYAT nya Tuhan;
Namun kita hrs mengingat AI, utk menyadari betapa LEMAH dan TERBATAS nya kita.

Yosua menang atas TRAUMA, dgn beberapa langkah sederhana:

1. Belajar dari setiap kegagalan, dan tdk mengulanginya
2. Tetap pandang kedepan, milikilah mental kemajuan
3. Miliki hati yg tegar
4. Lebih memperhatikan apa yg Tuhan sampaikan, dari pada segala tuduhan yg menekan hati.


sumber: http://www.facebook.com/psgilbertlumoindong?ref=stream

Monday, 7 January 2013

°°> JANGAN MENYERAH <°°



via: http://www.facebook.com/pages/Bejana-kemuliaan/492591964104594?ref=stream

°°> GAJAH TERBANG <°°

Pernah melihat gajah terbang?
Gajah terbang tentu hanya ada
dalam cerita dongeng, cerita-cerita
jenaka yang pastinya untuk anak
kecil. 

Namun ada sedikit pandangan
yang berbeda dan mungkin akan
menggelitik kita tentang gajah
terbang, seorang teman saya
berkata bahwa gajah tidak bisa
terbang karena gajah terlalu banyak
mendengar apa kata manusia.

"Buktinya ukuran telinganya yang
lebar banget!", lanjut teman saya. :D

Teman saya membandingkan
fenomena ini dengan kepak sayap
lebah.

Selama ratusan tahun, lebahmenjadi misteri. Tak seorang pun,bahkan saintis paling kaliber mampu menjelaskan fenomena kepakan sayap lebah.

Lebah tidak memiliki telinga.
Lebah hanya memiliki sepasang sayap
yang kecil, namun mampu
mengangkut nektar yang beratnya
kadang menyamai berat tubuhnya.

Bahkan menariknya, jangankan
mengangkut nektar menurut
pengamatan ahli dengan hanya
mengandalkan sayap sekecil itu
Lebah seharusnya tidak bisa
mengangkat dirinya sendiri.

¤¤¤¤¤

Setiap manusia tentu memiliki
impiannya masing-masing, semua
harus berjuang untuk mencapainya.

Selama proses pencapaian tersebut,
kritikan atau sindiran dan diragukan oleh orang lain itu akan selalu ada.

Namun orang yang bertahan dan berani berjuang serta taat sampai akhir walaupun dipandang sebelah mata oleh orang lain dan mengalami segala bentuk intimidasi baik dari orang lain maupun dari dirinya sendiri.

Dia adalah orang yang hebat!
Dia akan unggul sebagai juaranya.

Kritikan akan selalu ada, tapi
seorang pemenang tahu kapan
waktu dia membuka telinga dan
kapan tidak.

Bagi teman-teman yang ingin berbagi, silahkan...