Lukas 12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
Apakah fungsi sebuah ikat pinggang bagi anda? Yang paling umum mungkin adalah sebagai penahan agar celana atau rok tidak melorot. Bagi banyak orang ikat pinggang juga berfungsi sebagai aksesoris pelengkap busana. Ikat pinggang pun bisa berfungsi sebagai penyeimbang dan pemberi aksen dalam berpakaian, bahkan dipakai untuk menurunkan atau menaikkan garis tubuh kita sehingga kita bisa berpenampilan lebih baik. Kalau anda menyangka fungsi ikat pinggang hanyalah hal-hal diatas, tunggu dulu.
Yesus mengajarkan murid-muridNya untuk berjaga-jaga. Mungkin pesan Yesus ini tidak lagi asing bagi kita. Kita diminta untuk tetap siap sedia setiap saat karena kita tidak tahu kapan Yesus datang untuk kedua kalinya. Hal yang mungkin luput dari perhatian kita adalah penggunaan kata ikat pinggang. Ternyata alkitab pun berbicara tentang ikat pinggang, yang berkaitan dengan berjaga-jaga.
Pertama, mari kita lihat apa yang tertulis pada Yesaya 11:5. "Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang." Ikat pinggang menggambarkan kebenaran dan kesetiaan, dan kita harus tetap mengenakan kedua hal ini setiap saat, baik dalam pekerjaan Tuhan, kehidupan sehari-hari, maupun dalam pekerjaan profesi kita, sehingga ketika Yesus datang untuk kedua kalinya, kita akan didapati tetap berada dalam kebenaran dan kesetiaan. Bukan hanya dua hal ini, alkitab pun lebih lanjut menyinggung perihal ikat pinggang dalam ayat-ayat lain, diantaranya:
• Yehezkiel 23:15 menyebutkan bahwa ikat pinggang akan membuat kita menyerupai perwira. Perwira, atau prajurit, kita ketahui selalu taat pada komandan mereka, dan selalu siap untuk menghadapi peperangan. Kita juga harus seperti itu, punya komitmen untuk taat pada Tuhan, dan selalu siap untuk menghadapi godaan dan tipu daya iblis yang siap menjerumuskan kita pada dosa.
• 2 Samuel 20:8, ikat pinggang dipakai sebagai alat untuk menopang pedang. Artinya, kita harus selalu siap berjaga-jaga dengan menopang pedang Roh, yang tidak lain adalah firman Allah. (Ef 6:17)
• Ikat pinggang pada Yesaya 22:21 berbicara mengenai tanda kekuasaan. Sebagai anak-anak Allah, kita semua sebenarnya telah diberikan kuasa. Bukan hanya dalam hal mengusir setan, kuasa penyembuhan, tapi juga kuasa untuk melawan keinginan daging.
Saya rindu mengajak anda semua untuk introspeksi bersama, sudahkah kita berjaga-jaga dengan mengenakan "ikat pinggang"? Saat ini, dimana berbagai tanda-tanda akhir jaman mulai digenapi, penting bagi kita untuk bersiap sehingga ketika Tuhan Yesus datang, kita akan kedapatan sedang berjaga-jaga dan tidak lengah.
Berbahagialah kita yang kedapatan sedang berjaga-jaga ketika Tuhan datang.
sumber: http://www.facebook.com/pages/Bejana-kemuliaan/492591964104594?ref=stream
Thursday, 17 January 2013
BANJIR, BERKAT ATAU KUTUK?
Air adalah sumber kehidupan, tanpa air org tdk akan bisa hidup, Air utk minum, utk memasak, mancuci, mandi dll
Akan tetapi, Jika tanah & bumi dikelola tdk dgn baik, hutan ditebangi, kota2 dibangun tdk dgn sistem drainase (aliran air) yg baik, tentu hujan lebat bukan mjd berkat malah menjadikan ancaman banjir dimana2.
Demikian halnya dgn uang dlm kehidupan kita, uang kita butuhkan utk hidup tetapi jika hidup kita tdk ditata & dipersiapkan dgn baik, & dpt mengelola kelimpahan dgn baik, maka kelimpahan materi bukan mjd sumber kebahagiaan, malah mjd sumber masalah
jadi? Sudah benar2 siapkah kita diberkati? Atau akan jd spt banjir di kota2 besar yg barusan terjadi?
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. - Matius 6:33
Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. - Amsal 10:22
Mari belajarlah menanam kebajikan, menabur kebaikan, membayar perpuluhan, & lbh lagi mencari Tuhan & kebenaranNya maka berkat2Nya akan dipercayakan melimpah pd kita tanpa ditambahi dgn susah payah karenanya.
Tuhan tdk akan menahan berkatNya, jika kita sudah siap diberkati, tetapi jika hidup kita kacau, penuh ketamakan & cinta uang & hasrat utk memuaskan keinginan daging yg besar, maka Tuhanpun tdk ingin hidup kita hancur di dlm kelimpahan berkat yg akan Dia beri.
"Bukannya Tuhan tdk ingin memberkati, tetapi krn kasihNya Dia tdk ingin menghancurkan hidup kita dgn berkatNya jika kita tdk siap mengelola kelimpahan & membangun diri dgn benar sesuai firmanNya"
-workerkingarmy-
Selamat pagi, Tuhan memberkati.
sumber: http://www.facebook.com/pages/Bejana-kemuliaan/492591964104594?ref=stream
Akan tetapi, Jika tanah & bumi dikelola tdk dgn baik, hutan ditebangi, kota2 dibangun tdk dgn sistem drainase (aliran air) yg baik, tentu hujan lebat bukan mjd berkat malah menjadikan ancaman banjir dimana2.
Demikian halnya dgn uang dlm kehidupan kita, uang kita butuhkan utk hidup tetapi jika hidup kita tdk ditata & dipersiapkan dgn baik, & dpt mengelola kelimpahan dgn baik, maka kelimpahan materi bukan mjd sumber kebahagiaan, malah mjd sumber masalah
jadi? Sudah benar2 siapkah kita diberkati? Atau akan jd spt banjir di kota2 besar yg barusan terjadi?
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. - Matius 6:33
Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. - Amsal 10:22
Mari belajarlah menanam kebajikan, menabur kebaikan, membayar perpuluhan, & lbh lagi mencari Tuhan & kebenaranNya maka berkat2Nya akan dipercayakan melimpah pd kita tanpa ditambahi dgn susah payah karenanya.
Tuhan tdk akan menahan berkatNya, jika kita sudah siap diberkati, tetapi jika hidup kita kacau, penuh ketamakan & cinta uang & hasrat utk memuaskan keinginan daging yg besar, maka Tuhanpun tdk ingin hidup kita hancur di dlm kelimpahan berkat yg akan Dia beri.
"Bukannya Tuhan tdk ingin memberkati, tetapi krn kasihNya Dia tdk ingin menghancurkan hidup kita dgn berkatNya jika kita tdk siap mengelola kelimpahan & membangun diri dgn benar sesuai firmanNya"
-workerkingarmy-
Selamat pagi, Tuhan memberkati.
sumber: http://www.facebook.com/pages/Bejana-kemuliaan/492591964104594?ref=stream
Tuesday, 15 January 2013
Jurnal SHRK Januari 2013 - Hari Ke-1
High Light Utama Acara FROM GLORY TO GLORY - 27-28 Desember 2012
Pada puncak acara KKR From Glory To Glory di JKI Injil Kerajaan (28 Desember 2012), Tuhan melalui keenam hamba-Nya mengundang semua jemaat baik secara roh maupun secara profetik untuk masuk ke dalam Bahtera-Nya se belum masuk tahun 2013. Namun pada saat pintu Bahtera ditutup, hati Ev. Yusak Tjipto Purnomo berubah menjadi sangat sedih hingga menangis. Dan ketika ditanyakan kepada Tuhan, diketahuilah bahwa beliau menangisi begitu banyak saudara-saudari yang di luar dan tidak ikut masuk ke dalam Bahtera-Nya. Karena mereka yang di luar Bahtera-Nya ialah umat yang tertinggal yang harus menggenapi destiny masing-masing pada Masa Tribulasi Besar bersama masa pemerintahan Antikristus.
13 Perkara Di Tahun 2013
Ada intensi Tuhan untuk mempercepat berbagai agenda-Nya di 2013 ini karena waktunya terus semakin singkat. Dan untuk tetap seirama dengan-Nya di 2013 ini, berikut 13 (pola) perkara yang harus kita perhatikan:
1. Jangka penggenapan impian Yusuf bin Yakub adalah 13 tahun hingga ia menjadi "Perdana Mentri" atas seluruh tanah Mesir pada zaman itu. Pola 13 tahun ini pun terulang ketika tahun 1979 terjadi kegerakan Roh Allah dan melahirkan generasi baru dari ribuan kaum pelajar di Semarang saat itu. 13 tahun kemudian, pada Maret 1992, Tuhan memberikan sebuah gereja, yakni JKI Injil Kerajaan yang dimulai dengan 100 jemaat dan terus berkembang. Dan 13 tahun kemudian dari tahun 1992, yakni tahun 2005, Tuhan melalui ketujuh hamba-Nya membentuk Pelayanan Bahtera hingga saat ini. (13 tahun setelah tahun 2005 adalah tahun 2018 sekaligus genap 70 tahun bangsa Israel berdiri). Jadi melalui hal ini, Tuhan hendak mengatakan bahwa tahun 2013 adalah Tahun Penggenapan Destiny.
2. Ismail yang adalah anak kedagingan, dilahirkan saat Abraham berusia 86 tahun. 13 tahun kemudian Tuhan memastikan Ishak, yang adalah anak perjanjian, lahir bagi Abraham dan Sarah dengan sunat sebagai tanda perjanjian tersebut. Tahun ini semua bentuk kedagingan akan diubah menjadi yang rohani di dalam diri kita. Dari self conscious (kesadaran kepada diri sendiri) yang penuh mentalitas daging menjadi God's conscious (kesadaran kepada hati Tuhan) yang di dalam roh dan kebenaran sejati. Tahun accomplishment bagi mereka yang bersedia untuk terus melakukan "sunat" hati.
3. Tembok Yerikho, yang adalah penghalang pertama dan terbesar untuk memasuki Tanah Perjanjian, runtuh setelah Yosua memimpin bangsanya untuk mengelilingi tembok tersebut sebanyak 13 kali dalam 7 hari. 2013 adalah Tahun Runtuhnya Yerikho hidup kita.
4. Haman, atas petunjuk setan, merencanakan pembinasaan bagi bangsa Israel pada zaman Ester. Tanggal yang ditentukan adalah tanggal 13 bulan Adar. Namun Tuhan membalikkan hari itu menjadi sebuah kemenangan besar atas semua pembenci Israel. Tahun 2013 ini juga merupakan Tahun Pembalikkan Keadaan.
5. Suku Lewi, keturunan imam Harun, tidak memiliki jatah wilayah karena mangkhususkan diri mereka untuk tugas keimaman. Namun akhirnya mereka memperoleh 13 kota dari suku-suku lainnya. Naikkan terus penyembahan kita, karena tahun ini juga adalah tahun imamat yang rajanibagi mereka yang hatinya hanya menyembah kepada-Nya.
6. "Salomo mendirikan istananya sampai tiga belas tahun lamanya, barulah selesai seluruh istananya itu." - 1 Raja-Raja 7:1. Maka tahun ini juga merupakan tahun dimulainya Masa Daud & Salomo genap bagi Gereja-Nya!
7. Ada 13 hakim sebelum masa kerajaan Israel berlangsung. Ketiga belas hakim itu adalah Otniel, Ehud, Samgar, Debora - Barak, Gideon, Tola, Yair, Yefta, Ebzan, Elon, Abdon, dan Simson.
8. Ada 13 masa kelaparan yang tercatat di dalam Alkitab.
9. Ada 13 kali perang saudara yang tercatat di dalam Alkitab.
10. Ada 13 kali kata "naga" di dalam Kitab Wahyu. Tahun ini juga merupakan Tahun Puncak Pemberontakan.
11. Ada 13 sifat buruk manusia.
12. Ada 13 karakter Tuhan.
13. Ada 13 surat-surat rasul Paulus di Alkitab. Ini merupakan tahun kerja keras dan awal penuaian besar.
by: Seminar Hukum Roh & Kehidupan ( SHRK bersama Pdt.Petrus Agung Purnomo ) on Wednesday, 16 January 2013 at 06:25 ·
Monday, 14 January 2013
KELUARGA BERBAHAGIA
Oleh : Pnt Ir. Eddy Leo M.Th. (13 Juni 2004)
1 Tes 4:1-9
4:1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.
4:2 Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
4:4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
4:5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
4:6 dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
4:7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.
4:8 Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
4:9 Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.
UANG tidak menjamin keluarga berbahagia. Demikian juga dengan ROMANTIS (bulan madu). Tiga bulan mengalami madu, madunya habis, tinggal bulan-bulan-an. Kebahagiaan bukan juga SEX, sehingga pria suka mencari ‘mainan baru’ (obat kuat Viagra, rusa, sus kuda liar). Tidak bisa hidup kudus ? KENAPA ? Karena sudah luntur.
Contoh: Boleh tidak bercerai ?
Matius 19:7 – 10
19:7 Kata mereka kepada-Nya: “Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?”
19:8 Kata Yesus kepada mereka: /”Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.*
19:9 /Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.”*
19:10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin.”
Di jamannya Yesus, hal ini juga sudah luntur. Awalnya tidak boleh bercerai, tapi karena tegar tengkuk, akhirnya Musa memberikan ijin surat cerai.
Mari kita lihat sejarah.
Tahun 1800-an, orang yang bercerai, dapat membuat kaget masyarakat / komunitas.
Tahun 1900-an menjadi hal yang biasa.
Tahun 2000-an, ada pendeta mau cerai dan re-married; jemaat menyetujui.
Kalau dulu ada orang ciuman, maka kita akan cepat-cepat menutup mata.
Sekarang, malah ingin yang lebih hebat.
Berarti sudah mengalami penurunan.
Bagaimana merebus kodok hidup-hidup ?
Kodok ada di dalam panic berisi air. Kodok berenang di dalam panic. Dengan perlahan, suhu dinaikkan. Kodok masih berenang. Sampai satu ketika, kodok itu mati.
Begitulah cara iblis menghancurkan umat Tuhan dengan metode ‘ merebus kodok’. Iblis memakai media film untuk merusak kaum pria lewat film Baywatch. Pria yang suka menonton film Baywatch akan memiliki imajinasi tentang wanita yang seksi, sensual. Imajinasi ini akan membawa pria untuk ber-onani. Juga melakukan hal-hal yang lainnya. Imajinasi ini harus dihancurkan saat pertama kali masuk, bukan direnungkan.
Ada group di Amerika, namanya quicker (kalau tidak salah). Group ini dikatakan kuno, tidak menonton TV, tidak ada listrik, memakai alat-alat tradisional.
Sewaktu mau melakukan dating / kencan, pria akan meminta ijin dari orang tua. Banyak juga yang dijodohkan oleh orang tuanya. Keluarga-keluarga dari group quicker sukses, tidak ada seorangpun yang bercerai. Ironisnya group yang modern, banyak seminar, training, buku-buku, konselor; mengalami
tingkat perceraian melebihi 50%. Juga banyak juga yang bercerai setelah beberapa bulan menikah. Sehingga makin banyak orang yang ‘kumpul kebo’ / samen leven. Ini menambah kelunturan kekudusan pernikahan.
STANDAR KEKUDUSAN :
I. MENJAUHI PERCABULAN
Semua aktifitas-aktifitas yang dilakukan suami istri yang resmi dilakukan di luar pernikahan adalah DOSA.
Ada 4 pintu yang membuka ke arah dosa: Ciuman, Pelukan, Peting dan Hubungan seksual Di dalam Tuhan cuma ada 2 hubungan: Saudara seiman dan Suami Istri Jaman dulu, banyak orang belajar dari buku-buku stensilan. Seharusnya gereja mengajarkan kebenaran firman Tuhan tentang seks. Salah satu tipuan dari neraka lewat film. Sehabis melakukan hubungan seks di luar nikah, mereka berpelukan di taman. Mereka sangat berbahagia. Padahal sesungguhnya mereka dalam perjalanan ke neraka.
Kejadian
26:8 Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.
26:9 Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: “Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?” Jawab Ishak kepadanya: “Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia.” Salah satu materi dari pembinaan pria; pernikahan akan menentukan apa yang akan terjadi ? Seperti surga kah atau seperti neraka.
1 Kor 6:15-18 DOSA PERCABULAN
6:15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!
6:16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”
6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Merusak hubungan, sehingga kepribadian rusak / tidak utuh.
PETTING : seperti melakukan hubungan seks, tapi masih di luar tubuh.
http://dictionary.reference.com/
pet�ting The act or practice of amorously embracing, kissing, and caressing one’s
partner.
Kejadian
38:9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. Pernahkah anda makan tebu ? Makan dari mana ? Bawah ke atas atau atas ke bawah.
Biasanya orang memakan bagian atas lebih dulu, terus ke bawah. Bagian atas, rasanya tawar, ke bawah lebih manis dan lebih manis. Demikian juga anggur, yang manis ada di sebelah dalam.
Muda-mudi yang melakukan hubungan seks sebelum nikah / dosa percabulan. Mereka SUDAH
mengambil bagian yang ‘manis’ (dari bawah). Cepat atau lambat, mereka akan sampai kepada bagian tawar. Tidak heran mengapa angka perceraian begitu tinggi karena pernikahan mereka sudah menjadi tawar.
II. Cara mengambil suami / istri
1 Tes 4:4-5
4:4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
4:5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
1 Tes 4:4-5 mempersiapkan masa pranikah dengan baik, tidak pacaran tapi tunangan. Anak Tuhan hanya mengenal tunangan, bukan pacaran. Dasar pacaran yaitu coba-coba. Tunangan yaitu mencari kehendak Allah. Jangan pernah membohongi pendeta yang memberkati pernikahan, bila sudah pernah hubungan seks sampai hamil. Saat menikah sudah bawa ‘tambur’; diikat kencang-kencang agar tidak kelihatan. Pada
saat kelahiran, dikatakan lahir premature, karena waktu nikah sudah hamil 2 bulan.
Daud melakukan dosa seksual dengan Batsyeba, tapi efeknya menurun. Untuk mengatasi efeknya, perlu pengakuan dosa dan pemutusan kutuk dosa. Dalam pembinaan pria sejati, pria perlu membuat pengakuan kepada anak-anaknya bila pria tersebut pernah berbuat dosa. Ini adalah cara untuk mematahkan kutuk dosa yang menurun kepada anak-anaknya (baik laki-laki maupun perempuan).
Anak-anak Tuhan perlu bergaul dengan semua orang, tanpa ada kelompok-kelompok. Karena kita sedang mencari kehendak Tuhan. Pernikahan TIDAK didasarkan oleh nubuatan karena asmara dan aliran Roh Kudus memakai jalur yang sama. Sekiranya menerima nubuatan tentang pernikahan, perlu dikonsultasikan
dengan gembala / nubuatan itu perlu diuji.
Sulit untuk membedakan NU-buat atau KU-buat. *^_^*
III. TIDAK MEMPERDAYA PASANGAN
Memperdaya : mencari keuntungan diri sendiri dengan mengorbankan / merugikan orang lain. Bagi pria, seks itu HANYA bertahan SEKEJAP. Bagi wanit, seks itu bertahan lebih lama, mungkin sehari atau lebih. Dari materi pembinaan pria:
Bila dalam hubungan seks, wanita tidak mengalami kepuasan. Itu sama saja dengan suami sedang memperkosa istri atau berbuat jahat / egois. Kelemahan pria pada matanya. Pria tertarik pada yang dilihat. Pria sering memandang daerah sek-wil-da (sekitar wilayah dada). Jadi para wanita diharapkan untuk
berpakaian yang tidak menggoda pria. Kelemahan wanita pada telinga. Wanita ingin mendengar kata-kata yang romantis.
Contoh:
Pertama, pria berkata kepada wanita dengan kata ‘sayang’. Muka si wanita mulai memerah. Kedua, pria berkata kepada wanita, “saying, kamu manis, cantik’. Tidak lama kemudian, wanita itu pingsan (gubrak..begitu bunyinya *^_^*).
Oleh karena itu, jangan memperdaya orang. Ambillah jalan dengan bertunangan dengan bimbingan dari team pembina pra nikah dan garis moral yang tegas. Garis moral ini ditentukan oleh pria dan wanita yang bertunangan. Misalnya: tidak berciuman sampai menikah.
Bila hidup pra nikahnya kudus, pada hari pernikahan; kemuliaan Tuhan akan turun dengan cara yang luar biasa. Banyak terjadi mukjizat kesembuhan, bertobat dan lain-lainnya. Tuhan suka hadir di acara pernikahan. Lihat mukjizat Yesus pertama kali, terjadi di pesta pernikahan di kota Kana. Perintah Tuhan terhadap dosa seksual, LARI. Kita harus secepatnya menjauh. Tuhan tau kita tidak akan kuat terhadap dosa, maka DIA suruh kita LARI.
1 Tes 4:3
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
Jangan menikah dengan gelar MBA (married by accident).
sumber: http://www.jimpress.net/keluarga-berbahagia/
4:1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.
4:2 Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
4:4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
4:5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
4:6 dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
4:7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.
4:8 Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
4:9 Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.
UANG tidak menjamin keluarga berbahagia. Demikian juga dengan ROMANTIS (bulan madu). Tiga bulan mengalami madu, madunya habis, tinggal bulan-bulan-an. Kebahagiaan bukan juga SEX, sehingga pria suka mencari ‘mainan baru’ (obat kuat Viagra, rusa, sus kuda liar). Tidak bisa hidup kudus ? KENAPA ? Karena sudah luntur.
Contoh: Boleh tidak bercerai ?
Matius 19:7 – 10
19:7 Kata mereka kepada-Nya: “Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?”
19:8 Kata Yesus kepada mereka: /”Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.*
19:9 /Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.”*
19:10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin.”
Di jamannya Yesus, hal ini juga sudah luntur. Awalnya tidak boleh bercerai, tapi karena tegar tengkuk, akhirnya Musa memberikan ijin surat cerai.
Mari kita lihat sejarah.
Tahun 1800-an, orang yang bercerai, dapat membuat kaget masyarakat / komunitas.
Tahun 1900-an menjadi hal yang biasa.
Tahun 2000-an, ada pendeta mau cerai dan re-married; jemaat menyetujui.
Kalau dulu ada orang ciuman, maka kita akan cepat-cepat menutup mata.
Sekarang, malah ingin yang lebih hebat.
Berarti sudah mengalami penurunan.
Bagaimana merebus kodok hidup-hidup ?
Kodok ada di dalam panic berisi air. Kodok berenang di dalam panic. Dengan perlahan, suhu dinaikkan. Kodok masih berenang. Sampai satu ketika, kodok itu mati.
Begitulah cara iblis menghancurkan umat Tuhan dengan metode ‘ merebus kodok’. Iblis memakai media film untuk merusak kaum pria lewat film Baywatch. Pria yang suka menonton film Baywatch akan memiliki imajinasi tentang wanita yang seksi, sensual. Imajinasi ini akan membawa pria untuk ber-onani. Juga melakukan hal-hal yang lainnya. Imajinasi ini harus dihancurkan saat pertama kali masuk, bukan direnungkan.
Ada group di Amerika, namanya quicker (kalau tidak salah). Group ini dikatakan kuno, tidak menonton TV, tidak ada listrik, memakai alat-alat tradisional.
Sewaktu mau melakukan dating / kencan, pria akan meminta ijin dari orang tua. Banyak juga yang dijodohkan oleh orang tuanya. Keluarga-keluarga dari group quicker sukses, tidak ada seorangpun yang bercerai. Ironisnya group yang modern, banyak seminar, training, buku-buku, konselor; mengalami
tingkat perceraian melebihi 50%. Juga banyak juga yang bercerai setelah beberapa bulan menikah. Sehingga makin banyak orang yang ‘kumpul kebo’ / samen leven. Ini menambah kelunturan kekudusan pernikahan.
STANDAR KEKUDUSAN :
I. MENJAUHI PERCABULAN
Semua aktifitas-aktifitas yang dilakukan suami istri yang resmi dilakukan di luar pernikahan adalah DOSA.
Ada 4 pintu yang membuka ke arah dosa: Ciuman, Pelukan, Peting dan Hubungan seksual Di dalam Tuhan cuma ada 2 hubungan: Saudara seiman dan Suami Istri Jaman dulu, banyak orang belajar dari buku-buku stensilan. Seharusnya gereja mengajarkan kebenaran firman Tuhan tentang seks. Salah satu tipuan dari neraka lewat film. Sehabis melakukan hubungan seks di luar nikah, mereka berpelukan di taman. Mereka sangat berbahagia. Padahal sesungguhnya mereka dalam perjalanan ke neraka.
Kejadian
26:8 Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.
26:9 Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: “Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?” Jawab Ishak kepadanya: “Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia.” Salah satu materi dari pembinaan pria; pernikahan akan menentukan apa yang akan terjadi ? Seperti surga kah atau seperti neraka.
1 Kor 6:15-18 DOSA PERCABULAN
6:15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!
6:16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”
6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Merusak hubungan, sehingga kepribadian rusak / tidak utuh.
PETTING : seperti melakukan hubungan seks, tapi masih di luar tubuh.
http://dictionary.reference.com/
pet�ting The act or practice of amorously embracing, kissing, and caressing one’s
partner.
Kejadian
38:9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. Pernahkah anda makan tebu ? Makan dari mana ? Bawah ke atas atau atas ke bawah.
Biasanya orang memakan bagian atas lebih dulu, terus ke bawah. Bagian atas, rasanya tawar, ke bawah lebih manis dan lebih manis. Demikian juga anggur, yang manis ada di sebelah dalam.
Muda-mudi yang melakukan hubungan seks sebelum nikah / dosa percabulan. Mereka SUDAH
mengambil bagian yang ‘manis’ (dari bawah). Cepat atau lambat, mereka akan sampai kepada bagian tawar. Tidak heran mengapa angka perceraian begitu tinggi karena pernikahan mereka sudah menjadi tawar.
II. Cara mengambil suami / istri
1 Tes 4:4-5
4:4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
4:5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
1 Tes 4:4-5 mempersiapkan masa pranikah dengan baik, tidak pacaran tapi tunangan. Anak Tuhan hanya mengenal tunangan, bukan pacaran. Dasar pacaran yaitu coba-coba. Tunangan yaitu mencari kehendak Allah. Jangan pernah membohongi pendeta yang memberkati pernikahan, bila sudah pernah hubungan seks sampai hamil. Saat menikah sudah bawa ‘tambur’; diikat kencang-kencang agar tidak kelihatan. Pada
saat kelahiran, dikatakan lahir premature, karena waktu nikah sudah hamil 2 bulan.
Daud melakukan dosa seksual dengan Batsyeba, tapi efeknya menurun. Untuk mengatasi efeknya, perlu pengakuan dosa dan pemutusan kutuk dosa. Dalam pembinaan pria sejati, pria perlu membuat pengakuan kepada anak-anaknya bila pria tersebut pernah berbuat dosa. Ini adalah cara untuk mematahkan kutuk dosa yang menurun kepada anak-anaknya (baik laki-laki maupun perempuan).
Anak-anak Tuhan perlu bergaul dengan semua orang, tanpa ada kelompok-kelompok. Karena kita sedang mencari kehendak Tuhan. Pernikahan TIDAK didasarkan oleh nubuatan karena asmara dan aliran Roh Kudus memakai jalur yang sama. Sekiranya menerima nubuatan tentang pernikahan, perlu dikonsultasikan
dengan gembala / nubuatan itu perlu diuji.
Sulit untuk membedakan NU-buat atau KU-buat. *^_^*
III. TIDAK MEMPERDAYA PASANGAN
Memperdaya : mencari keuntungan diri sendiri dengan mengorbankan / merugikan orang lain. Bagi pria, seks itu HANYA bertahan SEKEJAP. Bagi wanit, seks itu bertahan lebih lama, mungkin sehari atau lebih. Dari materi pembinaan pria:
Bila dalam hubungan seks, wanita tidak mengalami kepuasan. Itu sama saja dengan suami sedang memperkosa istri atau berbuat jahat / egois. Kelemahan pria pada matanya. Pria tertarik pada yang dilihat. Pria sering memandang daerah sek-wil-da (sekitar wilayah dada). Jadi para wanita diharapkan untuk
berpakaian yang tidak menggoda pria. Kelemahan wanita pada telinga. Wanita ingin mendengar kata-kata yang romantis.
Contoh:
Pertama, pria berkata kepada wanita dengan kata ‘sayang’. Muka si wanita mulai memerah. Kedua, pria berkata kepada wanita, “saying, kamu manis, cantik’. Tidak lama kemudian, wanita itu pingsan (gubrak..begitu bunyinya *^_^*).
Oleh karena itu, jangan memperdaya orang. Ambillah jalan dengan bertunangan dengan bimbingan dari team pembina pra nikah dan garis moral yang tegas. Garis moral ini ditentukan oleh pria dan wanita yang bertunangan. Misalnya: tidak berciuman sampai menikah.
Bila hidup pra nikahnya kudus, pada hari pernikahan; kemuliaan Tuhan akan turun dengan cara yang luar biasa. Banyak terjadi mukjizat kesembuhan, bertobat dan lain-lainnya. Tuhan suka hadir di acara pernikahan. Lihat mukjizat Yesus pertama kali, terjadi di pesta pernikahan di kota Kana. Perintah Tuhan terhadap dosa seksual, LARI. Kita harus secepatnya menjauh. Tuhan tau kita tidak akan kuat terhadap dosa, maka DIA suruh kita LARI.
1 Tes 4:3
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
Jangan menikah dengan gelar MBA (married by accident).
sumber: http://www.jimpress.net/keluarga-berbahagia/
KEKUATAN dan KEBERANIAN
Dibutuhkan kekuatan untuk meyakini sesuatu,
Dibutuhkan keberanian untuk memiliki sesuatu.
Dibutuhkan kekuatan untuk menyesuaikan diri,
Dibutuhkan keberanian untuk tampil beda.
Dibutuhkan kekuatan untuk merasakan kepedihan seorang teman,
Dibutuhkan keberanian untuk merasakan pedihan Anda sendiri.
Dibutuhkan kekuatan untuk menyembunyikan kepedihan Anda sendiri,
Dibutuhkan keberanian untuk menunjukkannya pada orang lain.
Dibutuhkan kekuatan untuk waspada,
Dibutuhkan keberanian untuk menurunkan kewaspadaan Anda.
Dibutuhkan kekuatan untuk menaklukan,
Dibutuhkan keberanian untuk menyerah.
Dibutuhkan kekuatan untuk bersabar menerima penghinaan,
Dibutuhkan keberanian untuk menghentikan mereka.
Dibutuhkan kekuatan untuk berdiri sendiri,
Dibutuhkan keberanian untuk bersandar pada seorang teman.
Dibutuhkan kekuatan untuk mencintai,
Dibutuhkan keberanian untuk dicintai.
Dibutuhkan kekuatan untuk bertahan hidup,
Dibutuhkan keberanian untuk menjalani hidup.
Anda membutuhkan baik kekuatan maupun keberanian untuk menjalani kehidupan ini, namun Anda butuh KEBIJAKSANAAN untuk menentukan kapan harus menggunakan keberanian dan kapan harus menggunakan kekuatan. Jika tidak, keduanya bisa berdampak negatif bagi kehidupan Anda.
"Amsal 8:12-14.. Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan."
sumber: http://www.facebook.com/pages/Indah-Bersama-Yesus/155828981093920?ref=stream
Dibutuhkan keberanian untuk memiliki sesuatu.
Dibutuhkan kekuatan untuk menyesuaikan diri,
Dibutuhkan keberanian untuk tampil beda.
Dibutuhkan kekuatan untuk merasakan kepedihan seorang teman,
Dibutuhkan keberanian untuk merasakan pedihan Anda sendiri.
Dibutuhkan kekuatan untuk menyembunyikan kepedihan Anda sendiri,
Dibutuhkan keberanian untuk menunjukkannya pada orang lain.
Dibutuhkan kekuatan untuk waspada,
Dibutuhkan keberanian untuk menurunkan kewaspadaan Anda.
Dibutuhkan kekuatan untuk menaklukan,
Dibutuhkan keberanian untuk menyerah.
Dibutuhkan kekuatan untuk bersabar menerima penghinaan,
Dibutuhkan keberanian untuk menghentikan mereka.
Dibutuhkan kekuatan untuk berdiri sendiri,
Dibutuhkan keberanian untuk bersandar pada seorang teman.
Dibutuhkan kekuatan untuk mencintai,
Dibutuhkan keberanian untuk dicintai.
Dibutuhkan kekuatan untuk bertahan hidup,
Dibutuhkan keberanian untuk menjalani hidup.
Anda membutuhkan baik kekuatan maupun keberanian untuk menjalani kehidupan ini, namun Anda butuh KEBIJAKSANAAN untuk menentukan kapan harus menggunakan keberanian dan kapan harus menggunakan kekuatan. Jika tidak, keduanya bisa berdampak negatif bagi kehidupan Anda.
"Amsal 8:12-14.. Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan."
sumber: http://www.facebook.com/pages/Indah-Bersama-Yesus/155828981093920?ref=stream
Pekerjaan dan Keuangan
30 August 2011 by James Alfyn Muaja
PEKERJAAN DAN KEUANGAN
A. ALLAH PEDULI DENGAN PEKERJAAN ANDA
Bagaimanakah manusia bisa mendapatkan nafkah untuk membiayai kebutuhan hidupnya sehari-hari? Dengan jalan bekerja! Manusia diciptakan Allah untuk bekerja (Kej. 2:15). Perintah untuk bekerja diterima manusia sebelum jatuh dalam dosa (Kej. 1:28). Alkitab mencatat: “Enam hari lamanya engkau bekerja…” (Kel. 34:21). “Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan (II Tes. 3:10). Kerja merupakan berkat, justru menganggur menjadi beban kehidupan (Pkh 5:17-19). Jadi bekerjalah dengan rajin, jangan bermalas-malasan (Ams. 6:6-11).
Selama ini orang seringkali memisahkan antara pekerjaan yang sakral (yaitu menjadi rohaniwan di gereja) dan pekerjaan sekuler (mis: di dunia usaha/marketplace) Akibatnya timbul berbagai pandangan yang keliru, antara lain: Dunia usaha itu kotor dan perlu dihindari, tidak bisa berbisnis dan tetap hidup benar, Tuhan hanya tertarik pada dunia rohani bukan pada dunia bisnis, pelayanan itu hanya wilayah para rohaniwan, manfaat satu-satunya pebisnis bagi gereja adalah uang mereka.
Sebetulnya tidak ada pemisahan pekerjaan yang “sekuler” atau “sakral/spiritual”. “Bukan apa yang dilakukan seseorang yang menentukan pekerjaannya itu rohani atau sekuler; melainkan alasan mengapa dia melakukannya” (A.W. Tozer). Allah menghargai berbagai macam pekerjaan ini karena hal ini juga digunakan untuk mencapai tujuan-Nya di dunia. (Mis: Pendeta -> memenuhi kebutuhan rohani.; dokter -> mengobati penyakit; pedagang -> mendistribusikan barang/makanan; ibu rumah tangga -> besarkan anak dengan kasih).
Allah tidak hanya peduli pada kerohanian Anda, tetapi juga pada pekerjaan Anda. Dalam bahasa Ibrani, akar kata untuk “kerja” dan “beribadah” adalah sama yaitu “avodah”. Bilamana kerja diperuntukkan bagi kemuliaan Tuhan, maka kerja adalah ibadah (Kol. 3:22-25). Pekerjaan berubah menjadi pelayanan pada waktu kita menerapkan prinsip Alkitab dalam bidang tersebut. Allah mencari orang percaya yang berdedikasi untuk mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah di tempat kerja, dan melayani serta menjangkau jiwa melalui profesi mereka. Kita harus menghadirkan Kerajaan Allah di dunia. Kerajaan Allah adalah segala tempat di mana Yesus diakui sebagai Raja. Sekali seminggu umat Allah berada di gedung gereja, tapi hari lainnya umat Allah ada di marketplace untuk menerangi dan menggarami masyarakat sekitar.
B. PENATALAYAN YANG BERTANGGUNG JAWAB
Dalam Alkitab ada 2.350 ayat yang berbicara tentang uang dan harta milik. Lebih banyak ayat mengenai uang dari pada ayat tentang surga dan neraka. Hal ini menyatakan bahwa Allah perduli bagaimana kita menangani kekayaan dan uang kita. Jadilah penatalayan yang baik dari milik Allah (I Kor. 4:2), yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh tuannya untuk setiap talenta yang Tuhan titipkan (Mat. 25:14-30). Tuhan adalah pemilik (owner), kita hanyalah manager (pengelola).
Memiliki banyak uang dan menjadi kaya tidak berdosa. Namun, mencintai uang sangat berbahaya (I Tim. 6:9-10, 17). Banyak orang kaya tercatat di Alkitab (Abraham, Ayub, dll.), tetapi fokus mereka bukanlah kekayaan. Allah melimpahkan kekayaan pada mereka untuk digunakan memberkati orang lain. Uang dan kekayaan adalah alat, dan bukan tujuan hidup kita. Uang adalah hamba yang baik, tetapi tuan yang jahat. Walaupun uang penting, tetapi uang tidak kekal. Anda tidak akan membawanya ke liang kubur. Alkitab menasihatkan kita untuk mencari dan menyimpan harta yang kekal di surga, melalui kebajikan dan pemberian kita (I Tim 6:18-19, Luk. 12:33).
Bolehkah orang Kristen kaya dengan cara berbisnis? Ya, jika motivasi hatinya benar. Untuk itu milikilah pandangan yang tepat dan Alkitabiah tentang berkat materi:
PRINSIP
|
TEOLOGIA KEMISKINAN
|
TEOLOGIA KEMAKMURAN
|
TEOLOGIA PENATALAYANAN
|
Pandangan terhadap kekayaan
|
Dosa
|
Kebenaran
|
Tanggung jawab
|
Saya bekerja untuk?
|
Sekedar memenuhi kebutuhan
|
Agar jadi kaya
|
Melayani Tuhan
|
Orang benar
|
Miskin
|
Kaya
|
Orang yang setia/ dapat dipercaya
|
Orang berdosa
|
Kaya
|
Miskin
|
Orang yang tidak setia
|
Saya memberi karena?
|
Kewajiban
|
Untuk mendapatkan sesuatu nantinya
|
Mengasihi Tuhan
|
Dalam hal pemakaian uang?
|
Diliputi rasa takut dan terpaksa
|
Tidak hati-hati dan konsumtif/boros
|
Berdoa dan bertanggung jawab
|
C. CARA MENGELOLA KEUANGAN
1. MENETAPKAN ANGGARAN
Buatlah Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Pribadi/Keluarga. Dengan membuat anggaran kita tahu berapa besar pemasukan kita dan bagaimana rencana kita untuk mengeluarkan uang. Dengan membuat perencanaan, kita dapat mengontrol pengeluaran apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan. Ingat: Pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pendapatan. Karena itu tetapkan prioritas mana yang harus dibeli dulu.
Contoh formulir anggaran bulanan yang harus diisi dengan tekun, adalah sbb:
PENDAPATAN
|
PENGELUARAN
|
1. Gaji Rp ____
2. Pemasukan lain Rp ____
Jumlah Penghasilan: Rp ____
SALDO
(Debet-Kredit): Rp ____
|
1. Persepuluhan & Persembahan Rp ____
2. Pajak Rp ____
3. Tabungan Rp ____
4. Rumah (Cicilan, Perabot,
Pemeliharaan) Rp ____
5. Rekening (Listrik, Telp, Air) Rp ____
6. Transportasi (Bensin, Cicilan,
Pemeliharaan) Rp ____
7. Makanan Rp ____
8. Pendidikan Rp ____
9. Uang saku Rp ____
10.Pengurangan utang
(Kartu kredit, Cicilan lain) Rp ____
11.Pengeluaran lain (pengobatan,
Hadiah, asuransi, rekreasi) Rp ____
Jumlah Pengeluaran: Rp ____
|
2. BIJAK DALAM MEMBELANJAKAN UANG
Beberapa tips untuk itu adalah, sbb:
· Belajar mencukupkan diri
· Jangan berbelanja karena ingin meniru orang lain
· Hidup sederhana
· Waspada akan rayuan iklan
· Buatlah anggaran belanja dan ikuti rencana tersebut.
3. BELAJAR MENABUNG
Amsal 21:20: Alkitab menganjurkan untuk menabung. Contoh: Kej. 41 – Yusuf.
· Hanya boleh menabung kalau kita juga rajin memberi (Luk. 12:16-21, 34). Hati harus terpaut kepada Tuhan, bukan harta seperti orang kaya yang bodoh yang menyimpan seluruh hartanya.
· Menabung secara rajin dan teratur. Ams. 21:5. Berapa banyak yang ditabung? Yusuf menyimpan 20% dalam setahun (Kej. 41:34). Minimal kita menabung 10% dari penghasilan.
· Menabung untuk keperluan apa?
a. Menabung untuk keadaan darurat yang tidak diperkirakan sebelumnya, tanpa harus berhutang. Berusalah memiliki uang tabungan dua kali lipat dari rata-rata pengeluaran bulanan Anda.
b. Menabung untuk membiayai suatu pengeluaran besar, mis: beli rumah, kendaraaan, pendidikan.
c. Menabung untuk keperluan jangka panjang, seperti: dana untuk hari tua.
· Investasi.
Ada yang memakai sebagian uang tabungan untuk menanamkan modal dalam usaha tertentu agar memiliki nilai tambah, misalnya: membeli tanah, rumah, logam mulia, saham perusahaan, dsb.
a. Hindari investasi yang mengandung resiko besar. Pkh. 5:12-13. Ingat: high profit – high risk.
b. Menanamkan modal dalam berbagai bidang yang berlainan, jangan dalam satu bidang usaha saja. “Jangan simpan semua telur dalam satu keranjang”. Pkh. 11:2.
· Jangan ingin cepat kaya dengan berjudi, walaupun hanya iseng-iseng. Ams. 28:30.
Pertanyaan Perenungan:
1. Bagaimana cara Anda memuliakan Allah melalui pekerjaan?
2. Apakah Anda biasa membuat anggaran keuangan? Bila ya bagikan hal itu kepada rekan lainnya. Bila belum, apa komitmen Anda untuk memulainya?
3. Apakah Anda suka menabung/berinvestasi? Bagaimana Anda melakukannya?
sumber: http://www.jimpress.net/pekerjaan-dan-keuangan/
NAFKAH DAN KEUANGAN 1: Uang dan Mammon
Oleh: Pdt. Dr. Yusuf BS
I. UANG DAN MAMMON
Uang itu netral, bisa menjadi jahat atau baik tergantung dari pemakainya.
Mammon itu sama artinya dengan uang atau harta, biasanya untuk hal2 yang negatif kita memakai istilah Mammon yang berasal dari kata aram yaitu Mamona.
II. MENGAPA KITA PERLU MEMPELAJARI MAMMON INI DALAM FIRMAN TUHAN DENGAN BETUL?
- Supaya kita memiliki pengertian yang benar berdasarkan Firman Tuhan sehingga tidak mudah tertipu oleh Mammon.
- Karena banyak orang beriman masih sulit membedakan antara cinta Tuhan dan cinta mammon (diterangkan di BAB 7. Cinta uang).
- Bagi manusia, mammon merupakan saingan utama dari Allah (Mat 6:24, Luk 16:13).
- Karena cinta akan mammon maka langkah selanjutnya mammon menjadi salah satu berhala yang disembah (Kol 3:5).
- Mammon akan dijadikan Meterai oleh iblis yaitu roh mammon pada zaman Antikris.
- Orang beriman yang cinta uang atau salah pakai, akan limpah dengan dosa, rohaninya rusak dan akhirnya binasa atau kalau masih hidup, akan tertinggal sebab tidak ikut pengangkatan.
III. MENGAPA IBLIS MEMILIH UANG/ MAMMON INI SBAGAI SALAH SATU SENJATA UTAMANYA?
- Karena cinta uang itu merupakan akar dan sumber segala kejahatan (1Tim 6:9-10), sebab itu orang yang cinta uang lebih berani menghalalkan segala cara asal dapat uang, sehingga hidupnya bergelimpangan dengan dosa dan rohaninya bantut atau rusak. Ia terus bertumbuh dalam dosa seperti iblis bapaknya.
- Semua orang di dunia sedikit banyak sudah cinta uang, ia tinggal melanjutkan dan membina sampai menjadi matang (jadi lebih memudahkan dan menyukseskan pekerjaan iblis).
- Mammon merupakan ujung tombak iblis yang tajam dan halus, sehingga roh mammon bisa masuk dengan tidak terasa.
Dikatakan sebagai ujung tombak yang halus (tidak terasa), karena:
- Semua segi hidup sudah dialiri oleh uang dan semua orang membutuhkan uang dan sudah akrab dengan uang.
- Dipakai setiap hari oleh semua lapisan masyarakat tanpa ada yang terkecuali. Dalam Gereja, dalam pelayanan dan orang beriman, semua juga memakainya.
- “Jinak” bisa disimpan di rumah dan ada di mana-mana.
Bandingkan kalau iblis memakai hal-hal lain sebagai senjata utamanya, misalnya: Membunuh, merampok, berzinah dsb, itu terlalu kasar, pasti orang beriman, bahkan orang biasapun tahu dan menolaknya.
IV. UANG ATAU MAMMON INI DAPAT MENJADI TUAN YANG BENGIS ATAU HAMBA YANG BERGUNA.
Mat 6:24 Tiada dapat seorang jua pun bertuankan dua orang; karena tak dapat tiada seorang dibencinya dan seorang dikasihinya kelak, atau ia berpegang pada seorang dan meringankan yang lain. Tiadalah dapat kamu bertuhankan Allah bersama-sama denganMammon.” (TL)
A. MAMMON, SEBAGAI TUAN YANG BENGIS.
Orang seperti ini akan taat diperintah mammon, asal dapat uang, semua tindakan dilakukan. Ia sendiri tidak merasa diperintah oleh uang, sebab ia merasa itu adalah kehendaknya sendiri, tetapi sebetulnya itu kehendak yang timbul karena cinta uang, ini perhambaan mammon.
Ciri-ciri khas kalau uang menjadi tuan:
- Dosa semakin melimpah.
- Ibadah, doa, pelayanan berkurang sampai hilang, karena sibuk cari uang.
- Intinya selalu uang, asal dapat uang, segala sesuatu dinilai dengan uang.
- Kesucian, talenta, urapan dll hal dari Tuhan dikorbankan, karena cinta uang, ingin terus mendapat uang, tidak pernah puas Pkh 5:9.
- Dalam proses keluar masuk uang, ada kekuatan (pengaruh) yang mengaturnya, sehingga tidak bisa dicegah oleh kehendak orang itu sendiri. a. Uang masuk; Ia terus berusaha untuk mencarinya, bahkan dengan nekad, kalau perlu menghalalkan segala cara asal uang masuk. b. Uang keluar terus mengalir tidak bisa dikendalikan, ada suatu kekuatan yang mendorongnya, meskipun tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan dirinya sendiri, bahkan uangnya bisa mengalir ke tempat2 dosa.
B. UANG MENJADI HAMBA.
Orang seperti ini mau dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus sehingga sanggup memakai semua uangnya sesuai dengan Firman Tuhan, maka uangnya bisa menjadi hamba yang berguna, baik untuk hal-hal jasmani, juga untuk hal-hal rohani.
Ciri-ciri khas dari orang yang bisa menguasai uangnya adalah sbb:
- Ia bisa memakai uang sebagai fasilitas, baik untuk hal-hal jasmani dan rohani sehingga rohaninya semakin tumbuh dan berbuah-buah.
- Sebab bisa memakai uang dengan baik, maka ia dipercayai oleh Allah jumlah uang yang makin besar, tetapi ia tetap taat bahkan makin diperkenan Tuhan.
- Uang yang dipakai dengan betul untuk Tuhan, ditransfer ke Surga sebagai harta yang kekalMat 6:20. Uang yang fana bisa berubah menjadi harta yang kekal.
- Kalau uang menjadi hamba, itu berarti tidak cinta uang dan bisa hidup berpada.
- Bisa hidup dengan “senyap”, tidak ribut dan tidak menimbulkan problem karena uang (1Tim 4:11-12).
- Uang yang dipakai dengan baik bisa menghasilkan banyak kesempatan untuk Kekal.
- Uang yang dipakai dengan betul, untuk dan karena Tuhan, itu menjadi penaburan yang betul, dan Tuhan akan mendapat penuaian.
- Limpah perbuatan kasih.
Orang yang cinta uang, biasanya tidak sadar bahwa ia diperhambakan oleh uang. Tetapi orang yang bisa berpada, itu berarti ia bisa memperhambakan uang.
V. RENCANA DAN SIASAT IBLIS LEWAT MAMMON.
- Uang atau mammon dipakai iblis untuk meratakan jalan untuk mendirikan kerajaan iblis di dunia, dan menurut nubuatan Firman Tuhan itu akan digenapkan pada zaman Antikris.
- Iblis mempersatukan semua manusia dari semua lapisan dengan uang. Pepatah dunia mengatakan: “Asal ada uang, abang (saudara) saya, tidak ada uang, bukan abang saya”. Karena hampir semua orang itu cinta uang (dalam ukuran-ukuran tertentu), maka iblis dengan mudah bisa mempersatukan orang-orangnya dengan uang. Kemudian mereka semua dimeteraikan dengan roh mammon sehingga menjadi satu dalam tubuh Antikris, menjadi mempelai Antikris (berlawanan dari mempelai Kristus 1Kor 12:11-14).
- Di Gereja Iblis juga meratakan jalan menuju zaman Antikris dengan cara mengikat orang-orang Kristen dengan uang dan sesudah mereka cinta uang, iblis memasukkan roh mammon pada orang beriman ini, sehingga mereka menjadi milik iblis dan Antikris. Dengan demikian iblis mendirikan kerajaannya di dunia, yang berkuasa mutlak selama 3,5 tahun..
VI. AKIBAT-AKIBAT KALAU ORANG-ORANG BERIMAN SUDAH TERIKAT OLEH ROH MAMMON.
- Karena cinta uang, perasaan hati menjadi rusak, tidak tahu malu, mereka berani berbuat bermacam-macam perbuatan yang keji karena uang, seperti Yudas, Achan, Gehazi.
- Rohaninya menjadi rusak, keselamatannya hilang (kalau tidak bertobat kembali) dan tidak ikut pengangkatan.
- Kadang-kadang mereka masih beribadah bahkan pelayanan, tetapi itu hanya untuk mendapatkan lebih banyak uang.
- Kalau ini diteruskan, maka mereka akan dimeteraikan oleh Antikris dan menjadi mempelai Antikris, itu berarti mereka binasa untuk kekal.
VII. “TIP” UNTUK MENGHINDARI TIPU DAYA MAMMON.
- Orang dunia mengatakan kalau ada uang ada segala-galanya. Tetapi ini tidak benar. Uang bukan segala-galanya, jangan tertipu oleh kesukaan uang dan kekayaan yang palsu.
- Kepuasan dan kesukaan tidak ditentukan semata-mata oleh uang saja. Ingat pengalaman perempuan Samaria yang ditegur Putra manusia Yesus. Kesukaan dunia ini palsu dan membuat kehausan yang lebih besar untuk mengikatnya. Tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dan tidak bercabang hatinya akan dipenuhi dengan kesukaan dari Surga Yoh 4:13-14; 7:38.
- Jangan takut kekurangan, asal Kristus ada di dalam kita dan kita mau dipimpin oleh RohNya.
- Orang Kristen memang perlu uang, tetapi tidak cinta uang. Perhatikan bahwa perlu uang, punya uang, mencari uang, memakai uang itu semua tidak sama dengan cinta uang. Orang berdosa karena berhubungan dengan uang biasanya juga cinta uang (sedikit atau banyak, bahkan terikat) tetapi orang beriman belum tentu. Ia sudah merdeka dari segala ikatan dosa dan bisa memilih untuk cinta uang atau tidak. Biasanya orang beriman yang cinta uang itu karena bodoh, tidak mau menyangkal diri dan kena tipu daya dunia dan kekayaannya.
- Salah satu ukuran kemuliaan orang dunia diukur dengan uang, tetapi kemuliaan orang beriman itu dari Allah (Rom 2:29) dan tidak diukur dari uangnya. Contoh: Lazarus yang sangat miskin, ternyata mulia seperti Abraham! Sejauh mana Allah berkenan kepada kita, itulah ukuran kemuliaan orang beriman dan ini berlaku sampai kekal.
- Usahakan untuk hidup selalu penuh dan dipimpin oleh Roh Kudus, maka kita akan kuat menghadapi tipu daya dan tekanan dari iblis.
- Juga di dalam Firman Tuhan kita perlu limpah dan mengerti (Mat 13:23) supaya bisa berakar kuat dalam kebenaran ilahi sehingga tidak mudah tertipu oleh segala macam siasat dan rayuan dunia dan siapapun.
VIII. KESIMPULAN
Jangan takut memakai, memiliki dan mencari uang, tetapi kita harus terus berjaga-jaga (dengan Firman Tuhan, doa, dipimpin Roh dan saling menasehati dalam tubuh Kristus) supaya tidak sampai terjerat dalam percintaan uang (Ibr 13:5), maka kita bisa menjadi tuan dari uang dan mammon, sehingga uang tidak lagi menimbulkan dosa dan kerusakan rohani, tetapi justru menjadi alat untuk melakukan kehendak Allah sehingga limpah berbuah-buah bagi Tuhan. Jangan meniru orang dunia, sebab hampir semua orang dunia itu terikat dan cinta mammon (sekalipun mereka tidak sadar dan tidak mengakuinya), kita harus mempunyai segala pengertian tentang uang dari Firman Tuhan dan melakukannya, sehingga hidup dengan uang itu bisa dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan. []
Sumber: http://www.jimpress.net/wp-admin/post-new.php#
http://www.jimpress.net/nafkah-dan-keuangan-1-uang-dan-mammon/
Subscribe to:
Posts (Atom)