Tuesday, 5 February 2013

7 roh penghambat keberhasilan


I Petrus 3:8-12
(8) Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,

(9) dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:

(10) "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

(11) Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

(12) Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."

Mazmur 51:14
(14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Yehezkiel 11:19-20
(19) Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat,

(20) supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-K dengan setia; maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.

Yehezkiel 36:26
(26) Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

I. Pendahuluan

Rancangan Allah adalah keberhasilan. Dari pihak Allah, Ia telah menyediakan segalanya:
1. Hikmat
2. Kekuatan
3. Berkat
4. Mujizat
5. Penyertaan
6. Anugerah
7. Pengampunan
Namun semuanya belum cukup. Karna salah satu kunci yang menentukan adalah memiliki ROH YANG BAIK.

II. Karakter Penghambat Keberhasilan

1. Roh yg Tidak percaya (Matius 17:19-20 ; Markus 9:23)

2. Roh yg Tidak dapat mengendalikan diri, sehingga membiarkan diri untuk dikuasai dan dijajah oleh daging (Amsal 25:28 ; Galatia 5:1 ; Amsal 16:32)

3. Roh Pembohong (Mazmur 101:7 ; Mazmur 119:104, 163)

4. Roh yg Cepat putus asa dan menyerah (Keluaran 6:8 ; Ibrani 12:3 ; II Korintus 4:8)

5. Roh Iri hati (I Korintus 3:3 ; Yakobus 3:14-16)

6. Roh Pendendam ( Imamat 19:17-18 ; Ulangan 32:35)

7. Roh Bocor mulut (Amsal 20:19 ; Amsal 18:7 ; Amsal 13:3)

III. Membangun karakter yang baik

1. Hidup dalam firman Tuhan

2. Jaga pergaulan

3. Tegas terhadap “kesalahan-kesalahan kecil”

4. Isi hati dan pikiran dengan sukacita dan hal-hal yang positif.

IV. Penutup

Biarlah setelah kita menerima segalanya dari Tuhan dengan sempurna, kita dapat membalas kasih Allah dengan memiliki roh yang berkenan kepada Tuhan

sumber; http://www.facebook.com/psgilbertlumoindong?ref=stream

:: TUHAN TAK PERNAH TERLAMBAT ::

Saat berjalan-jalan ditaman, kulihat ada seorang gadis kecil sedang duduk sambil tersenyum-senyum sendirian. Aku pikir dia sedang bermain. Di taman itu cuma ada satu bangku dan aku pun duduk di sana, di dekat gadis kecil itu.

Tiba-tiba gadis kecil itu berkata, "Kak, Papaku baik lho. Dia selalu memberi apapun yang aku minta." Aku pun tersenyum dan berkata, "Dimana-mana yang namanya orang tua itu selalu baik sayang." Tiba-tiba gadis kecil itu menatapku dengan serius. "Aku tidak punya orang tua" kata gadis kecil itu yang membuatku terkejut.

"Tadi kamu menyebut papa kan?" tanyaku bingung. Dia pun berdiri dan menarik tanganku. Gadis kecil itu berlari dan berhenti di depan sebuah gedung. Gadis itu mulai memasuki gedung itu dan menunjukkan sebuah patung yang dia anggap sebagai papanya.

Itu adalah gedung gereja dan patung itu adalah Tuhannya. "Setiap hari aku selalu berdoa kepada Papa kak. Kalau aku sedih aku selalu bercerita sambil menangis di sini. Saat aku mendapatkan kembang gula gratis, aku juga langsung berlari menemui Papa dan bilang terima kasih karena aku tahu pasti Papa yang memberikannya untukku" cerita gadis kecil itu.

Aku masih tertegun dengan semua ini. Gadis kecil ini begitu percaya pada "Papa"-nya. Iman gadis kecil ini sungguh luar biasa, sampai-sampai aku malu dibuatnya.

Gadis kecil itu melanjutkan ceritanya sambil menyuruhku duduk di kursi gereja, "Kak, aku tinggal di panti asuhan di belakang gereja ini. Cuma ada 5 saudaraku yang tinggal di sana dan ada 1 nenek yang merawat kami. Kami sangat sayang pada nenek. Nenek selalu bilang bahwa kami mempunyai Papa. Nenek bilang Papa sangat baik, kalau kami minta apapun, pasti Papa selalu memberi. Papa tak pernah membuat kami menangis dan Papa tak pernah membiarkan kami sendiri karena Dia selalu ada bersama kami."

Gadis kecil itu bercerita sambil menggenggam tanganku. Kurasakan getaran-getaran dalam tubuhku. Aku merinding. Tatapan mata gadis kecil itu begitu tajam. Dia sangat yakin dalam setiap perkataannya. Sempat terpikir, "Apakah gadis kecil ini seorang malaikat?"

"Papaku baik dan sangat kaya. Minggu yang lalu, nenek kami didatangi oleh orang-orang yang tidak dikenal. Orang-orang itu berbaju hitam dan berbadan besar. Mereka membuat kami takut. Mereka memaksa nenek membawa kami pergi dan keluar dari rumah. Ternyata rumah yang kami tempati ini bukan rumah nenek. Orang yang mempunyai rumah ini ingin menjualnya dan sudah ada calon pembeli. Nenek hanya diberi waktu 1 hari untuk berkemas-kemas. Nenek tetap tenang dan tersenyum kepada kami, seolah tidak terjadi apa-apa. Pada tengah malam, aku terbangun karena ingin buang air kecil. Saat sedang melewati ruang tamu, aku melihat nenek berdoa sambil menangis. Aku tahu bahwa besok pagi kami harus sudah meninggalkan rumah ini."

Air mataku mulai menjatuhi pipi. Aku benar-benar bisa merasakan kejadian yang menimpa mereka. Setelah menghapus air mata di pipiku, gadis kecil itu melanjtkan ceritanya, "Aku tidak mau melihat nenek menangis. Aku tidak mau meninggalkan rumah ini. Ini adalah rumah kami satu-satunya dan kami tidak mau jadi gelandangan. Setelah dari kamar mandi, aku kembali ke kamar tidur. Aku mulai membangunkan saudara-saudaraku. Aku ajak mereka pergi menemui Papa di gereja tanpa sepengetahuan nenek. Kami pun pergi untuk menemui Papa di gereja. Kami duduk mengelilingi Papa dan masing-masing dari kami mengeluarkan semua keluh kesah. Lalu kami berdoa kepada Papa. Kami menangis sampai tertidur di dalam gereja. Pagi-pagi kami mendengar suara nenek berteriak-teriak mencari kami. Kami terbangun dan langsung berlari keluar gereja menemui nenek. Kami tidak tahu bagaimana nasib kami pagi itu. Saat yang lain sudah meninggalkan gereja, aku berlari menyusul mereka dan sekilas menengok patung Papa. Aku melihat patung Papa tersenyum kepadaku. Seolah Papa berkata kepadaku bahwa semua baik-baik saja. Aku melihat nenek dan teman-temanku menangis. Aku bingung dibuatnya. Lalu nenek mengatakan kepadaku bahwa kami semua bisa menempati rumah itu selama-lamanya."

Tubuhku semakin merinding mendengar seiap detail cerita gadis kecil ini. Seperti ada sengatan-sengatan listrik yang mengalir di tubuhku.

"Nenek bilang, pagi itu ada seseorang yang menyerahkan selembar sertifikat kepada nenek dan uang yang sangat banyak. Ternyata itu adalah sertifikat rumah dan tanah atas nama nenek. Orang itu mengucapkan terima kasih kepada nenek karena dulu telah menyelamatkan dan mengubah hidupnya. Mungkin nenek sudah pikun sehingga lupa pernah menolong orang itu. Papa itu terbukti sangat baik kak. Papa tak hanya memberi kami rumah dan tanah. Ternyata Papa juga menggaji setiap doa-doa dan cerita-cerita yang kami sampaikan pada-Nya. Sekarang kami mempunyai banyak uang."

Di akhir ceritanya, anak itu memperlihatkan senyum penuh kebanggaan akan sosok Papanya kepadaku. Gadis kecil itu pun berlari meinggalkanku sendirian di runag gereja. Gadis kecil itu bernyanyi-nyanyi dengan riangnya. Sampai di depan pintu gereja, gadis kecil itu berseru kepadaku, "Kakak, kalau kakak menginginkan sesuatu, jangan sungkan-sungkan memintanya kepada Papaku. Dia baik kok."

"Ya, aku akan belajar darimu gadis kecil. Terima kasih karena kau sudah membukakan mata hati dan membangkitkan imanku."

sumber: http://www.facebook.com/pages/Bejana-kemuliaan/492591964104594?ref=stream

Monday, 4 February 2013

Benny Hinn School of Ministry - Welcome

Benny Hinn School of Ministry - Welcome

Resep Anti Miskin


Kemiskinan bukan nasib melainkan mentalitas, pola pikir, dan sikap hidup seseorang. Ada seseorang yang selalu berkata dirinya miskin dan menderita. Ironisnya, ada seseorang yang sebetulnya hidup cukup, tetapi selalu merasa kurang. Orang miskin adalah orang yang memang mentalnya selalu merasa kurang. Sedangkan orang kaya adalah orang yang dapat bersyukur dan puas dengan apa yang ia miliki.


Dengan demikian, kemiskinan hanya ada dalam pola pikir seseorang. Begitu pula kemiskinan hanya ada dalam sikap hidup seseorang, lantaran sikap hidup itu sendiri yang membuat hidupnya miskin—bukan karena nasib melainkan karena karakter dan sikap hidupnya yang menuntun dia hingga hidup sengsara.

Salah satu rencana iblis adalah membuat kita mencintai Tuhan tetapi hidup miskin, sehingga tidak ada pekerjaan Tuhan yang dapat kita buat. Setan selalu akan melakukan dua hal dalam hidup orang percaya: membuat kita kaya tetapi tidak rohani, atau sebaliknya, membuat orang rohani tetap miskin.

Apa saja resep anti miskin?

1. Jangan pelit (Ulangan 15:1-2)
Orang pelit tidak akan diberkati karena prinsip dunia berbeda dengan prinsip Firman Tuhan. Prinsip dunia adalah “hemat pangkal kaya”, tetapi dalam Firman Tuhan ada hukum “tabur-tuai” (Amsal 11:24-25). Orang yang menabur hidupnya pasti diberkati, tetapi kita harus tahu jelas mengapa kita menabur. Ada yang menabur karena sombong, tetapi ada juga yang menabur karena kasih yang tulus.

2. Jangan hidup dalam dosa (Ulangan 15: 4-5)
Orang hidup dalam dosa bisa menjadi kaya tetapi tidak diberkati, karena kaya itu hanya bicara tentang uang yang tidak jelas sumbernya. Hidup Kristen bukanlah hidup kaya tetapi hidup yang diberkati. Karena, walaupun sedikit yang kita miliki, tetapi jika disertai rasa cukup, damai, dan ucapan syukur, makan akan semakin dilimpahkan Tuhan dengan hal-hal yang baik.

3. Jangan malas (Amsal 6: 9)
Walaupun kita rajin berdoa dan membaca Alkitab, tetapi jika kita malas, maka berkat Tuhan tidak akan turun atas kehidupan kita. Ada satu kalimat yang berkata bahwa Tuhan hanya mau menolong orang-orang yang mau menolong dirinya sendiri; artinya Tuhan tidak akan pernah memberkati pemalas. Karena jika pemalas diberkati, pemalas itu tidak akan pernah merasa cukup. Yang disebut pemalas adalah mereka yang malas memulai sesuatu yang baru, malas meninggalkan sesuatu yang tidak benar atau tidak baik, dan malas berkeringat alias tidak mau capai.

4. Jangan sembarangan dengan mulut (1 Petrus 3:10, Amsal 18:21)
Jangan suka mengutuki diri sendiri, tetapi ucapkan berkat. Orang yang tidak bisa mengendalikan mulutnya, hidupnya pasti miskin. Ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan karena mulutnya tidak baik, bahkan ada banyak orang yang musuhnya terlalu banyak karena mulutnya jahat.
5. Jangan sombong (Lukas 8:14)
Alkitab berkata orang yang meninggikan diri pasti akan direndahkan. Orang boleh sehebat apa pun, tetapi jika Tuhan merendahkan hidupnya, tidak akan diberkati. Sebaliknya, orang yang merendahkan diri akan ditinggikan dan diberkati Tuhan.  
Pendeta Gilbert Lumoindong

Sumber: http://www.glministry.com/?p=1237

‎*" DOA YANG MEMILIKI KUASA "*

SAHABAT DOA yang terkasih dalam Keluarga Kasih Kristus, setiap kita tentunya ingin memiliki kemampuan berdoa yang memiliki Kuasa. Baik kuasa untuk menyembuhkan sakit-penyakit, kuasa untuk memenangkan suatu permasalahan, kuasa untuk membangkitkan semangat, kuasa untuk menyelamatkan jiwa, maupun kuasa doa untuk meraih impian masa depan.

Yesus berkata : " Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya " (YOHANES 15 : 7). Dalam bacaan Firman Tuhan tersebut ada 2 Hal KETAATAN yang harus kita jalankan, yaitu :
1). Kita tinggal di dalam Tuhan (Taat dalam Doa).
2). Firman Tuhan tinggal di dalam hidup kita (Taat menerima firman, merenungkan firman, melakukan firman, dan membagikan firman).
Ke dua macam "KETAATAN" tersebut tidak dapat dipisahkan dan harus berjalan bersama, untuk kita dapat memiliki sebuah doa yang mempunyai kuasa transformasi.

Lantas banyak yang bertanya : "Bagaimana cara mempraktekkannya setelah Firman Tuhan tinggal di dalam hidup kita, agar doa-doa yang kita naikkan dijawab sama Tuhan..???"
* Mari.. Kita belajar dari Kerendahan Hati : "DOA BAPA KAMI", berikut ini.

1). MASUK HADIRAT TUHAN DENGAN PUJIAN.
"Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu" (MATIUS 6 : 9)
~ Kita masuk ke hadirat Tuhan dengan kuasa darah Yesus. Bapa menerima kita kapanpun, dimanapun, dan dalam keadaan apapun. Nikmati hubungan dengan Bapa, Pujilah Dia dengan puji-pujian di hati dan dengan mulut kita. Akuilah dosa sekiranya ada dosa yang menghalangi kita untuk datang ke hadirat Tuhan.

2). MENDATANGKAN KERAJAAN SURGA KE BUMI.
"Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga" (MATIUS 6 : 10)
~ Kerajaan Allah adalah pemerintahan Allah di dalam kehidupan kita. Berdoalah terlebih dahulu untuk kebutuhan orang lain, gereja, kota, bangsa dan negara, baru kemudian berdoa bagi kebutuhan kita. Yang menjadi kebutuhan kita adalah :

a). Kebutuhan Materi Yang Tercukupi.
"Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" (MATIUS 6 : 11).
b). Kebutuhan Jiwa Yang Sehat.
"Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami" (MATIUS 6 : 12).
c). Kebutuhan Kerohanian Yang Kuat Dan Kudus.
"Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat" (MATIUS 6 : 13a).
~ Itulah 3 Kehendak Tuhan yang disebut Doa Kerajaan Allah, agar kita berdoa juga untuk kebutuhan-kebutuhan kita tercukupi, sebab di Surga tidak ada kelaparan, kepahitan, dan ikatan kejahatan.

3). MENGAKUI KEDAULATAN TUHAN SEBAGAI RAJA.
"Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin." (MATIUS 6 : 13b)
~ Di akhir Doa Bapa Kami diajarkan kita harus selalu menyerahkan segala sesuatu kepada Kedaulatan Tuhan, begitu pula dalam setiap doa-doa yang kita naikkan kepada-Nya.

# Nah.. Sudah tahu kan sekarang langkah-langkah supaya setiap doa-doa kita memiliki kuasa. Mari.. Saya rindu mengajak SAHABAT DOA untuk selalu memperkatakan Firman Tuhan disetiap doa-doa yang saudara naikkan, Imani dalam Kristus, Impartasikan di kehidupan anda, dan alami Kuasa Transformasi-NYA dalam kemenangan disetiap pergumulan saudara. Amin.

"We love Jesus and you. God bless you all"

Salam Kegerakan Kasih Agape.
- (By : ABI) -

by: http://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS?ref=stream

~ PENDERITAAN MEMBAWA KETEKUNAN ~



:: JIKA AKU MEMILIKI EMAIL ::